
Padang Scientia – Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Barat (Sumbar) memprakirakan, potensi hujan untuk wilayah pesisir barat masih akan berlangsung selama 3 hari ke depan dengan intensitas sedang hingga tinggi.
Hal itu dikarenakan adanya pola gangguan cuaca ekuatorial seperti sistem tekanan rendah serta pola angin di lapisan 1000 m yang membentuk pola konvergensi (berkumpul pada satu garis).
“Melihat lifetime dari faktor penyebab tersebut, untuk 3 hari ke depan masih terdapat potensi hujan di Sumbar. Terutama pada waktu dini hari hingga sore hari terutama di daerah pesisir barat Sumbar,” ujar Kepala Seksi Klimatologi BMKG Sumbar, Yudha Nugraha kepada Scientia. Rabu, (23/11/2022)
Selain itu, potensi hujan tersebut juga akan berdampak terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor yang berpotensi tinggi pada wilayah Kabupaten Agam, Padang, dan Pesisir Selatan.
Potensi bencana alam ini perlu diwaspadai, mengingat potensi hujan diwilayah tersebut masih tinggi hingga awal Desember.
“Bagi masyarakat yang berlalu lalang keluar kota, terutama melewati daerah rawan longsor, selalu update terlebih dahulu informasi cuaca. sehingga dapat mengetahui kapan waktu yang dirasa baik untuk berkendara sehingga dapat mengurangi potensi resiko,” jelas Yudha.
“Namun apabila tidak bisa menghindari, selalu waspada dan perhatikan kondisi sekitar apabila berkendara pada jalur rawan. Serta selalu mematuhi arahan dan imbauan dari petugas di lapangan terkait potensi resiko bencana,” tutupnya. (Ajo)

Tinggalkan Balasan