![ilustrasi ledakan Bom. [foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/070664900_1420712148-Ilustrasi_bom.jpg)
Saat itu di trotoar, terlihat Dua unit mobil sedang parkir dan Empat orang berjalan keluar dari gereja menuju arah utara. Beberapa langkah dari gerbang, tiba-tiba ledakan itu terjadi dari arah selatan. Mobil silver yang tengah itu melintas pun ikut terkena kobaran ledakan.
“Saat ini yang kita ketahui pelakunya 1 dan beberapa jemaat 3 atau 4 sedang kita datakan dan kita bawa ke rumah sakit,” ujar Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Merdisyam dikutip dari detik.com
Tak lama setelah itu, potongan tubuh manusia terlihat di lokasi. Beberapa orang disekitar kejadian juga mengalami luka dan sempat dilarikan kerumah sakit. Tidak hanya itu, sebagian pagar gereja juga tampak rusak.
Sedikitnya 10 orang menjadi korban ledakan saat itu dan salah satu korban terluka bakar akibat menahan pelaku bom. Luka yang dideritanya cukup parah.
“Ada yang satu hampir terbakar karena menahan pelaku bom bunuh,” ujar saksi mata, Pastor Willem. dikutip dari mediaindonesia.com
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan mengatakan, ada yang meninggal dunia akibat insiden tersebut. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti identitas dan motif pelaku bom bunuh diri itu.
“Saya belum tahu pelakunya. Ini saya lagi menuju ke sana,” ujar Zulpan.
Dari video yang beredar, diduga pelaku menggunakan taksi dan berhenti di depan gereja. Saat membuka bagasi mobil, bom langsung meledak. Hingga saat ini, terlihat sekitaran gereja sudah dipasangi garis polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai modus terjadinya bom bunuh diri tersebut.(*)
![ilustrasi ledakan Bom. [foto : net]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/070664900_1420712148-Ilustrasi_bom.jpg)
Tinggalkan Balasan