![Bupati Dharmasraya Sutan Riska saat rapat persiapan penyusunan RPJMD, baru-baru ini. [Foto: Scientia/Tnl]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2021/03/WhatsApp-Image-2021-03-08-at-13.31.36.jpeg)
Dalam rapat penyusunan tersebut Sutan Riska didampingi oleh wakil Bupati Dasril Panin Dt. Labuan, Sekretaris Daerah, dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati, SKPD dan tim ahli dari Universitas Andalas
Menurut Sutan Riska, penyusunan RPJMD sebagai bahan rancangan awal dikerjakan oleh BAPPEDA serta masukan dari perangkat kepala daerah sebelum waktu yang ditentukan.
“Rancangan awal RPJMD ini diajukan ke DPRD paling lambat tanggal 7 April 2021,” ujar Sutan Riska.
Penyusunan RPJMD tersebut merupakan penjabaran dari visi dan misi serta program prioritas kepala daerah pascakampanye tahun 2020 lalu.
“Program-program yang ada di OPD harus sinkron dengan visi misi kepala daerah. Karena tidak ada yang namanya visi misi OPD, yang ada hanyalah visi misi Bupati dan Wakil Bupati,” tegasnya.
Dalam proses ini, lanjutnya, semua tahapan akan berpedoman pada RPJPD dan RPJMN yang terintegrasi dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan dilaksanakan berdasarkan kondisi serta potensi yang dimilki daerah sesuai dinamika perkembangan daerah dan nasional.
“Serta yang tidak kalah pentingnya adalah pemahaman kita bersama tentang karakteristik Dharmasraya itu sendiri,” katanya.
Bupati juga meminta peran aktif BAPPEDA dan tenaga ahli saling bekerjasama dalam penyusunan RPJMD tersebut sesuai dengan kerangka pikir ilmiah dan keilmuannya, sehingga melahirkan RPJMD yang berkualitas yang memiliki nilai-nilai strategis dan politis. (Tnl)
Tinggalkan Balasan