Bupati Turun Langsung Tinjau Titik Penyebab Banjir

Bupati Turun Langsung Tinjau Titik Penyebab Banjir

Bupati Turun Langsung Tinjau Titik Penyebab Banjir
Bupati bersama Wakil Bupati dan OPD Kabupaten Asahan saat melakukan peninjauan rencana normalisasi saluran buangan air di Kecamatan Air Joman. (Scientia/Hans)

Asahan, Scientia – Bupati Asahan, Surya, tinjau rencana normalisasi saluran pembuangan air yang berada di Lk IX kelurahan Binjai Serbangan, Desa Subur Kecamatan Air Joman berbatas dengan Kelurahan Siumbut-umbut. Bupati mengatakan, peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut dari langkah-langkah yang telah dilakukan dalam mengatasi permasalahan banjir di wilayah Kota Kisaran dan sekitarnya.

“Kita sengaja turun ke lapangan untuk melihat langsung titik-titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir apabila curah hujan tinggi, agar rencana normalisasi saluran buangan air tahun ini tepat sasaran,” ungkap bupati didampingi wakilnya, Taufik Siregar dan Kepala Dinas PUPR dan OPD terkait, Jumat (20/8).

Sementara itu, wakil bupati menyampaikan peninjauan hari ini merupakan respon atas terjadinya banjir di beberapa tempat dalam minggu ini.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat normalisasi aliran buangan air yang berada di daerah Binjai Sebangan dan Siumbut-umbut akan segera direalisasikan agar persoalan banjir yang terjadi selama ini dapat segera kita atasi,”  harapnya.

Selain itu, ia juga berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk menggalakkan gotong royong, terutama dalam membersihkan saluran air. Menurutnya, persoalan banjir ini juga tidak lepas dari peran masyarakat dalam mengatasinya.

Sedangkan, Plt. Camat Kecamatan Kota Kisaran Timur yang merupakan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar menyebutkan, saluran buangan air yang berada di Binjai Serbangan dan Siumbut umbut ini menampung air yang berasal dari Kisaran Timur, Selawan, Mutiara, Siumbut Umbut, Siumbut Baru,Karang Anyar, Gambir Baru dan Perkebunan BSP.

“Sehingga apabila terjadi curah hujan yang cukup tinggi akan mengakibatkan banjir karena saluran pembuangan air tidak memadai untuk menampung debit air dari beberapa tempat tadi. Kita berharap dengan direalisasikannya normalisasi aliran buangan air tahun ini, persoalan banjir di Kota Kisaran dan sekitarnya dapat teratasi,” tutup Rahmat.(Hans)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *