
Padangpanjang, Scientia – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional, lembaga Surau Intellectual for Conservation (SURI) bekerja sama dengan Rumah Batik Canting Buana Kreatif adakan pelatihan membatik pada Selasa (2/10).
Kegiatan dimulai pada pukul 08:00 WIB di Rumah Batik Canting Buana Kreatif Padang Panjang. Pelatihan terbagi dua kategori, untuk pelajar tingkat sekolah dasar dan perguruan tinggi.
Motif-motif yang dikenalkan dalam pelatihan berasal dari iluminasi naksah kuno Minangkabau dan ukiran rumah gadang.
Kategori tingkat sekolah dasar diikuti oleh 157 siswa Sekolah Dasar Negeri 10 Padangpanjang Barat. Kegiatan ini juga diikuti oleh kepala sekolah dan 12 guru pendampingnya.
Untuk kategori peserta dari perguruan tinggi diikuti oleh 11 pelajar program darmasiswa di Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang. Mereka berasal dari Jerman, Australia, Belanda, Nigeria, dan Pakistan. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa alumnis ISI Padangpanjang yang memiliki minat khusus dunia batik.
Alisia, salah seorang pelajar darmasiswa asal Jerman mengungkapkan kegembiraanya mengikuti pelatihan ini. Banyak pelajaran dan pengalaman baru yang ia peroleh tentang cara membatik.
“Sebelumnya saya sudah pernah melihat orang membatik ketika di Jawa, tapi untuk mencoba membatik ini pertama kalinya. Saya belajar teknik-teknik dasar membatik seperti mencanting, mewarna, dan mencuci”, tuturnya saat memperlihatkan kain batik yang sudah ia canting.
Widdiyanti, pemateri sekaligus dosen ISI Padangpanjang dan owner canting buana menjelaskan bahwa pemilihan materi berdasarkan jenjang pendidikan peserta. Penyesuaian itu dilakukan agar peserta mudah memahaminya.
“Materi-materi yang diberikan dalam pelatihan ini disesuaikan dengan kategori peserta. Untuk tingkat sekolah dasar pengenalan peralatan membatik dan mewarnai. Sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi pengenalan dan praktik membatik”, ujarnya saat ditemui usai memberikan materi.
Di akhir kegiatan, Pramono selaku pembina lembaga SURI sekaligus dosen Sastra Minangkabau FIB Unand, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan pelestarian budaya batik.
“Bertepatan dengan Hari Batik Nasional ini Canting Buana bekerja sama dengan SURI melaksanakan pelatihan batik. Pada pelatihan ini pula kami perkenalkan motif-motif dari iluminasi manuskrip Minangkabau kepada siswa sekolah dasar dan pelajar asing”, ujarnya.

Tinggalkan Balasan