Kategori: Klinik Bahasa
-

Relasi Kohesi dan Fungsinya dalam Wacana
Saat menulis kalimat menjadi sebuah paragraf yang dapat membentuk sebuah wacana (teks), kita perlu memperhatikan relasi kohesi. Relasi kohesi berfungsi untuk membuat hubungan antara kalimat-kalimat dalam wacana menjadi padu dan tidak berantakan. Kohesi ada ketika interpretasi beberapa unsur atau elemen dalam wacana bergantung pada elemen lain (Halliday dan Hasan, 1976). Kohesi didefinisikan sebagai cara kebahasaan…
-

Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”
Sudah dan telah merupakan dua kata yang bersinonim (memiliki makna yag mirip). Dua kata ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang terjadi sebelum saat ini. Di dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar ujaran sudah makan, sudah belajar, telah tiba, telah dibuka, dan sebagainya. Terkadang, kata sudah dan telah digunakan secara manasuka oleh pengguna bahasa Indonesia. Artinya,…
-

Negasi Berpasangan dalam Bahasa Indonesia
Oleh: Ria Febrina (Dosen Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora Universitas Gadjah Mada) Joko Anwar hadir dengan mengenakan baju hitam. Ia tidak datang sendiri, melainkan juga didampingi beberapa orang. Kalimat ini merupakan salah satu kutipan dari akun TV One News di media sosial X pada Kamis, 22 Agustus 2024…
-

Memaknai Kembali Arti Kata “Kemerdekaan”
Oleh: Elly Delfia (Dosen Program Studi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia baru saja usai dirayakan pada tanggal 17 Agustus kemarin. Gebyar dan kemeriahannya masih terasa di alun-alun, di jalan-jalan, di komplek-komplek perumahan, hingga di sekolah-sekolah, dan perguruan tinggi. Masyarakat Indonesia sibuk dengan berbagai pawai, festival, dan lomba. Semuanya hanyut…
-

Kata Wajib yang Tidak Wajib
Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Tamu di Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Saat ini, ada banyak informasi yang bisa diakses di berbagai media, seperti pengetahuan tentang wisata, kuliner, beasiswa, budaya, dan kesehatan. Semua informasi tersebut tidak hanya disajikan oleh program media resmi jurnalistik, seperti televisi, radio, dan media masa), tetapi juga bisa didapatkan…
-

Mengenal Tanda Petik Tunggal
Oleh: Ria Febrina (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas dan Mahasiswa Program Doktor Ilmu-Ilmu Humaniora Universitas Gadjah Mada) Ada salah satu kebiasaan masyarakat Indonesia yang menarik untuk diperhatikan ketika berbicara. Menggerakkan kedua jari tangan (jari telunjuk dan jari tengah) sembari berkata “Dalam tanda petik ya!”. Salah satu contoh kalimat dapat dilihat…
-

Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana
Oleh: Elly Delfia (Dosen Program Studi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Pembicaraan seputar fungsi wacana atau teks yang oleh Halliday (1978) dianggap sama, cukup kompleks. Sebagai pionir linguistik sistemik fungsional, ia memperkenalkan fungsi wacana dengan istilah metafungsi. Metafungsi merupakan konsep untuk mengungkapkan makna yang ada pada sebuah wacana secara utuh. Metafungsi terdiri atas tiga…
-

Berbagai Pilihan Kata untuk Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung sering ditemukan di berbagai teks bahasa Indonesia, seperti artikel, berita, cerita, biografi, autobiografi, dan surat. Kuantitas penggunaan kalimat langsung dan tidak langsung dalam sebuah tulisan pun beragam. Tingginya, frekuensi penggunaan kalimat langsung atau tidak langsung di dalam sebuah tulisan, tentunya membutuhkan kreativitas penulis agar teks tersebut tidak monoton. Oleh…
-

Mengenal Wacana Regulator Hortatori
Pada klinik bahasa edisi ini saya akan memperkenalkan sebuah konsep baru mengenai jenis wacana. Konsep tersebut bernama wacana regulator hortatori. Wacana regulator hortori merupakan sebuah konsep jenis wacana yang dirumuskan dari hasil penelitian disertasi saya yang berjudul “Wacana Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat: Pendekatan Linguistik Fungsional Sistemik”. Disertasi tersebut telah melalui beberapa kali ujian dan…
-

“Ke Hadirat” dan “Kehadiran”
Suatu hari ketika membaca “Kata Pengantar” dalam sebuah skripsi, saya menemukan kata kehadiran. Kata ini ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berikut kalimat yang terdapat dalam bab tersebut. Puji syukur kami ucapkan atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa …. Dalam KBBI Edisi VI (2024), kata kehadiran bermakna ‘perihal hadir; adanya (seseorang, sekumpulan orang) pada suatu…