Kategori: Klinik Bahasa

  • Mengenal Kalimat Negasi dalam Bahasa Indonesia

    Mengenal Kalimat Negasi dalam Bahasa Indonesia

    Seorang penulis yang menggunakan bahasa Indonesia dengan baik, juga dituntut untuk memahami penggunaan beberapa konsep dasar pengetahuan dalam bahasa Indonesia. Salah satunya pengetahuan mengenai kalimat. Kalimat ada banyak jenis. Kali ini, klinik bahasa akan membahasa kalimat positif dan negatif. Kata positif dan negatif menunjukkan makna bertentangan (opposition). Banyak hal bertentangan yang dapat dibuat dengan kalimat negasi…

  • Fenomena Penggunaan Afiks Meng- di Media Sosial

      Memang tak akan pernah berakhir cara seseorang berkreativitas melalui bahasa. Salah satu fenomena bahasa terkini dapat dilihat pada penggunaan afiks meng- yang akhir-akhir ini populer di media sosial, seperti Twitter, Facebook, dan Instagram. Ada kata mengcapek/mengcape, mengsedih, menganga, menge-sad/mengsad, mengmikir, mengbingung/meng bingung, mengcengeng, mengaku/meng-aku, mengitu, mengartinya, menggokil, menghadeh, menggabut/meng gabut/meng-gabut, meng-ngantuk, meng tambah, meng parangtritis,…

  • Pentingnya Diksi ketika Berbahasa

    Pentingnya Diksi ketika Berbahasa

    Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diksi memiliki makna “pilihan kata yang tepat dan selaras (dalam penggunaannya) untuk mengungkapkan gagasan sehingga diperoleh efek tertentu (seperti yang diharapkan)”. Oleh sebab itu, istilah diksi juga dikenal sebagai pilihan kata.  Sejalan dengan makna tersebut, beberapa ahli bahasa juga mengungkapkan hal yang serupa mengenai diksi. Zaenal Arifin menyatakan bahwa…

  • Kok bika ambon dan rendang Padang Beda?

    Antara bika ambon dan rendang Padang memang merupakan dua nama makanan yang berbeda. Namun, tahukah teman-teman, perbedaan yang dimaksudkan pada judul tulisan ini ialah perbedaan pada penulisan bika ambon dan rendang Padang. Kata Ambon pada frasa bika ambon tidak menggunakan huruf kapital, sedangkan kata Padang pada frasa rendang Padang menggunakan huruf kapital. Kok bisa berbeda? Makanan rendang merupakan makanan khas…

  • Menghindari Redudansi atau Kata Mubazir dalam Menulis

    Menghindari Redudansi atau Kata Mubazir dalam Menulis

    Menulis tidak hanya bermodalkan inspirasi dan ide atau gagasan. Masih ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam menulis. Salah satunya pengetahuan kebahasaan. Dengan berbekal pengetahuan kebahasaan, penulis akan mudah menuliskan ide-idenya. Pengetahuan kebahasaan tidak bisa dianggap sepele, sebelah mata, atau dianggap recehan. Sebagian orang menganggap ilmu bahasa hanya sebagai pendukung karena dianggap tidak bisa membangun…

  • Mengenal Frasa dan Fungsinya

    Mengenal Frasa dan Fungsinya

    Pada mata pelajaran atau mata kuliah bahasa Indonesia, kita sering mendengar istilah frasa. Beberapa ahli menyebut frasa dengan frase. Akan tetapi, di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata baku untuk satuan gramatikal tersebut adalah frasa. Frasa dalam KBBI memiliki makna “gabungan dua kata atau lebih yang bersifat nonpredikatif”. Berdasarkan itu, kita bisa menarik kesimpulan terkait…

  • Salah Kaprah dengan Kata Sedikit, Mungkin, dan Kebetulan

    Tahukah kamu bahwa kata sedikit, mungkin, dan kebetulan merupakan kosakata bahasa Indonesia yang paling sering digunakan, tetapi termasuk ke dalam pemakaian yang salah kaprah. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Republik Indonesia (2016) mendefinisikan bahwa salah kaprah adalah kesalahan yang umum sekali sehingga orang tidak merasakan sebagai kesalahan. Kita bisa lihat pada contoh berikut. 1. Saya ingin sedikit…

  • Mengenal Simulfiks sebagai Imbuhan Nonstandar

    Mengenal Simulfiks sebagai Imbuhan Nonstandar

    Kata dalam bahasa Indonesia tidak hanya terdiri atas kata dasar, tetapi juga kata berimbuhan atau kata berafiks. Imbuhan atau afiks terbagi lagi atas beberapa afiks, seperti prefiks (awalan), infiks (sisipan), sufiks (akhiran), dan simulfiks (imbuhan nonstandar). Simulfiks akan menjadi bahasan pada klinik bahasa Scientia.id minggu ini. Simulfiks merupakan afiks yang tidak digunakan dalam bahasa Indonesia…

  • Fenomena Huruf K pada Harga dan Berbagai Singkatan Lainnya

    Fenomena Huruf K pada Harga dan Berbagai Singkatan Lainnya

    Beberapa tahun belakangan ini, penggunaan huruf K sebagai pengganti nominal ribu semakin sering terlihat di dalam kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaan huruf K ini adalah 2K untuk menyatakan 2.000 dan 15K untuk menyatakan 15.000. Penulisan ini bisa kita temui di berbagai kafe, restoran, atau tempat-tempat yang menampilkan daftar harga termasuk salon, fasilitas umum, dan sebagainya. Penulisan K…

  • Dirgahayu HUT RI Ke-76, Benarkah?

    Tulisan yang berjudul “Dirgahayu HUT RI Ke-76, Benarkah?” ini tidak bertujuan untuk mempertanyakan apakah Negara Republik Indonesia merayakan kemerdekaan yang ke-76 atau tidak. Dalam tulisan ini, yang akan dibahas ialah penulisan kalimat ucapan tersebut apakah sudah sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia atau belum. Mengapa demikian? Setiap 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan hari kemerdekaan. Salah satu…