Kategori: Klinik Bahasa

  • Bercanda sebagai Eufemisme Kritik

    Bercanda sebagai Eufemisme Kritik

    Siapa yang tidak tahu dengan diksi bercanda yang dipopulerkan oleh Gege atau sapaan akrab Abigail Geuneve Arista Manurung, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2023 yang viral di TikTok beberapa waktu lalu. Setelah diwawancara oleh senior satu almamaternya, Danang Giri Sadewa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM yang merupakan kreator konten…

  • Perbedaan Kata “Apalagi” dan Frasa “Apa Lagi”

    Perbedaan Kata “Apalagi” dan Frasa “Apa Lagi”

      Membicarakan satuan lingual atau satuan kebahasaan dan perilakunya adalah hal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang, termasuk bagi saya. Mempelajari bahasa hingga bagian-bagian terkecilnya seolah membawa saya pada petualangan menyelami kecerdasan otak manusia yang tidak ada habisnya. Mempelajari bahasa juga adalah bentuk lain dari ekspresi rasa syukur terhadap keberadaan bahasa dan kontribusinya…

  • Persoalan Nama Diri

    Persoalan Nama Diri

    Sekitar awal tahun 2000, nama bayi di Indonesia semakin beragam. Nama-nama bayi tersebut diambil dari berbagai budaya dan bahasa, bahkan dari luar wilayah Indonesia. Hal ini dipicu dengan semakin luasnya teknologi yang memudahkan setiap orang mencari berbagai referensi. Setiap orang tua tentu ingin memberi nama terbaik kepada anak-anak mereka. Tidak hanya dari segi bunyi, sebuah…

  • Fenomena Imbuhan Se-

    Fenomena Imbuhan Se-

    Kreativitas warganet di media sosial memang tiada lawan. Hampir setiap saat ada saja kreativitas mereka dalam berbahasa. Sebelumnya warganet pernah menciptakan frasa ter-Zidan-Zidan dan sudah diulas oleh Elly Delfia dalam Klinik Bahasa Scientia.id pada 12 Desember 2021 (baca: “Ter-Zidan-Zidan, Sebuah Fenomena Hypnotic Language Pattern”). Dalam tulisan tersebut, dijelaskan bahwa penggabungan afiks ter- dengan nama orang,…

  • Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    Pemendekan Kata dalam Bahasa Indonesia

    Orang Indonesia sangat gemar menggunakan bentuk-bentuk pendek atau bentuk singkat dalam berbahasa Indonesia. Kegemaran menggunakan bentuk pendek/singkat tersebut menghasilkan beragam variasi pemendekan/penyingkatan dalam bahasa Indonesia. Proses membuat kata menjadi singkat dalam ilmu linguistik, khususnya dalam ilmu morfologi (ilmu pembentukan kata) disebut dengan abreviasi. Kridalaksana (2007) mendefinisikan abreviasi sebagai proses penanggalan beberapa bagian leksem sehingga muncul…

  • Mengingat Kembali tentang Sinonim dan Antonim

    Mengingat Kembali tentang Sinonim dan Antonim

    Istilah sinonim dan antonim tidak asing lagi bagi masyarakat pengguna bahasa Indonesia. Istilah ini sudah sering diperkenalkan kepada siswa sejak Sekolah Dasar. Sebagian besar masyarakat Indonesia mengetahui bahwa sinonim adalah dua kata atau lebih yang memiliki kesamaan makna, sedangkan antonim adalah lawan kata. Ya, secara umumnya memang demikian. Namun, apakah ruang lingkup sinonim dan antonim…

  • Dari Cikini ke Gondangdia

    Dari Cikini ke Gondangdia

    Cikini ke Gondangdia Kujadi begini gara-gara dia Cikampek, Tasikmalaya Hatiku capek bila kau tak setia  Jakarta ke Jayapura Jangan cinta kalau cuma pura-pura Madura sampai Papua Jangan kau kira ku tak bisa mendua Para netizen pasti tahu lagu yang baru populer akhir-akhir ini. Lagu ini populer setelah dipakai oleh seorang kreator konten di TikTok. Setelah…

  • Menyusuri Makna Frasa Negasi “Tidak Tahu-Menahu”

    Menyusuri Makna Frasa Negasi “Tidak Tahu-Menahu”

    Pada suatu kesempatan, salah seorang pejabat yang disebut-sebut terlibat kasus korupsi dana BTS 4G diwawancarai oleh wartawan sebuah stasiun televisi. Ia ditanyai tentang aliran dana miliaran rupiah dari proyek Base Transceiver Station (BTS) 4G di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pejabat itu menjawab,“Saya tidak tahu-menahu soal aliran dana itu.” Mendengar jawaban sang pejabat, wartawan kembali…

  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    Bahasa digunakan untuk kegiatan komunikasi di dalam kehidupan sehari-hari. Setiap harinya, bahasa dipakai dalam berbagai situasi yang berbeda. Oleh sebab itu, kita bisa merasakan perbedaan intonasi, pilihan kata, dan struktur kalimat yang diucapkan sehari-hari. Secara umum, para ahli bahasa mengategorikan penggunaan bahasa dalam berbagai ragam, seperti ragam lisan, tulisan, formal, dan informal. Perbedaan bahasa juga…

  • Pemakaian Kata “Terdiri” dan “Terbikin”

    Pemakaian Kata “Terdiri” dan “Terbikin”

    Saat berbelanja di Mirota Kampus, swalayan terkenal di Yogyakarta, mata saya tiba-tiba tertuju pada rak yang menjual bedak dingin atau masker tradisional. Ada sebuah kemasan kertas berwarna kuning dengan tampilan yang sangat jadul. Pada tahun 1990-an, bungkusan ini sangat populer. Kini bungkusan ini menjadi salah satu kemasan unik karena tampak kuno dibandingkan bungkusan lain. Mendapatkan…