Kategori: Kreatika
-

Puisi-puisi Dodi Saputra dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Kelana Klungkung dan Putri Sritanjung Dialah yang berjalan-jalan sendirian ke luar istana Gelung puteri raja klungkung Surati! Surati! Panggil seorang laki-laki compang-camping Lekatlah wajah lelaki itu di depannya Kakak kandungnya, rupaksa Mengajak mengobar api di dada, Pada banterang, pembunuh ayahanda Surati terlanjur diperistri Hutang budi Surati hirau, Rupaksa menggeraham, kacau Ia menitip ikat kepala Ikat…
-

Cerpen “Banda Bakali” Karya Uda Agus dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Cerpen: Uda Agus Sabtu sore yang cerah. Hari yang indah. Tapi tidak untukku. Bagiku, tidak ada lagi yang namanya hari indah. Kian hari, aku merasa semakin buruk saja. Dulu, anak-anak selalu datang menemaniku. Kami bermain bersama. Mereka sangat senang bermain denganku, apalagi jika siangnya matahari bersinar terik. Maka di sore hari, aku akan menjadi…
-

Puisi-puisi Bambang Kariyawan Ys dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Dua Hati Kau tawarkan ambigu cinta Antara rindu dan luka Meniti dan menata Pilihan simalakama Terkadang gagap memilih kata Bersandiwara pada cermin beda wajah Kau sajikan aneka rupa Pada raut-raut bertanda tanya Kemana sebenar arah Pada simpang tak berpanahPada lurus tak berlangkah Dilema … Pekanbaru, 25/2/2022 Dua Rindu Baris sajak telah habis kurangkai Mengungkap…
-

Cerpen “Tenunan” Karya Naima Muharrani Yanfa dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Tenunan Cerpen:Naima Muharrani Yanfa Cahaya sore menerangi langit, cakrawala memanggil mentari dan gelap sebentar lagi menggantinya serasa menyambutku pulang. Ayam-ayam Amak masih mengais makanan di halaman samping rumah. Aku langkahkan kaki memasuki rumah sembari mengucap salam. Plak! plak! plak! Suara alat tenun Amak serasa ikut menyambutku. Layung senja telah mencuatkan sinar indahnya, sebuah keindahan…
-

Puisi-puisi Zikra Delvira dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Gradasi Antara merah dan coklat itu Warna apa Membentang sesaat selepas salam di rakaat ketiga Dengan gelombang kapas yang bergulung Dari kejauhan Ada sumber cahaya seperti pintu ke dimensi ketiga Si musafir melihat kerlip lampu-lampu di ketinggian Mendaki hingga pinggang Singgalang Dari jalan Cingkariang menuju kota paling utara di barat daya, sebelum perbatasan Dari cahaya…
-

Cerpen “Kesempatan Kedua” oleh Sakura Alvino dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Cerpen: Sakura Alvino Fira memasuki gerbang sekolah. Setelah menguasai diri berkali-kali, mengemasi hati yang remuk minggu lalu. Fira menguatkan tekad hari ini untuk ke sekolah. Di sana ada Pak Rudi, satpam sekolah yang sangat ramah dan baik menyapanya dengan nada yang tidak biasa. Fira membalasnya seraya menepis kesedihan yang memancar dari wajah satpam baik itu.…
-

Puisi-puisi Fury Buhair dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Benang Darah Bangsaku Benang-benang dirajut, melintasi pembuluh darah melagukan memori sejarah suci berani anak-cucuku jangan lupa 76 lingkaran kukalungkan di dada, lima dasar kutanamkan dalam jiwa ingatlah Tuhan Yang Maha Esa membimbing negara hidup merdeka Lahirkan jiwa-jiwa patriotnya, di masajid dan sanggar pendidikan satukan jiwa-jiwanya menjelma adidaya kerajaan Jarum patah tumbuh seribu, kulihat benang dijahit…
-

Cerpen “Kok Dapek Nan di Hati” Karya Ali Usman dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Kok Dapek Nan di Hati Cerpen: Ali Usman Hembusan angin seraya menyapu pepohonan yang rindang di depan rumahku. Hujan tiba-tiba mengejar dengan cepat. Gemuruh petir sesekali meningkahi irama angin dan hujan. Damai terasa hati ini mengiringi irama hujan karunia Allah yang harus disyukuri. Namun, kecamuk pikirankanku mengalahkan semuanya. “Da… kok buruak bana manuangnyo? Apo nan tajadi?”…
-

Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Ah, Sudahlah! Mereka yang bersinar bisa kehilangan cahaya Mereka yang berbudi bisa kehilangan nurani Mereka yang berbakat bisa kehilangan adab Mereka yang berani bisa jadi mati suri Semua karena tahta Semua karena cinta Semua karena kuasa Semua karena wanita Semua karena harta Semua karena dunia Padahal maya adanya Nurani lari dari hati Jiwa lari dari…
-

Cerpen “Lelaki Angin” Karya Sakura Fitri dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Lelaki Angin Cerpen: Sakura Fitri Jika kau adalah lelaki angin Saat kau pergi Hendak kemana lagi kan kuutarakan rindu? Aku memasuki kafe tempat pertemuan yang sudah dikirimnya pagi tadi. Setelah sekian lama tak berkabar, mencarinya dengan susah payah, melupakannya setengah mati, ia muncul memberi pesan untuk bertemu. Apalagi kalau ini bukan anugerah. Lelaki yang…