Kategori: Kreatika

  • Puisi-puisi Bio Handika dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Puisi-puisi Bio Handika dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Taring-Taring Tumpul haru biru tanah pusakaku republik yang lugu tanah para kucing-kucing lapar yang sedang menggerogoti tikus kecil di terowongan mana nyalimu sang kapiten? yang rendah dihantam yang tinggi kau gentar! aku deretan sikecil di gedung tua saudara dari sikerdil yang kau sandera bukanku mengutuk tuan bukan pula tak ikut aturan tapi hanya sekedar mengingatkan…

  • Cerpen “Prasangka Keliru” Karya Masaput  dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen “Prasangka Keliru” Karya Masaput  dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Prasangka Keliru Cerpen: Masaput  Terkadang, di balik sikap riang seseorang, kita tidak tahu masalah apa yang sedang ia pendam. Begitu pun pada seseorang yang menampakkan isi hatinya. Dari tampilannya yang menyeramkan, apakah ada secercah sinar kebaikan tersimpan rapat di lubuk hatinya. *** Pagi yang menggetar, mata yang sayu telah melebar. Selimut masih mengambang di atas kasur membadung setengah…

  • Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Tingkuluak Kompong dalam Lemari Tingkuluak kompong dalam lemari Berbisik merintih perih Tak lagi beranjak Pergi pada keabadian tak tersentuh generasi Kuno dan tak berarti Malu menunjukkan jati diri Sesungguhnya makna sejati kesopanan seorang padusi Tingkuluak kompong dalam lemari Tak lagi bersama menjadi sejoli Baju basiba entah kemana kini Hanya dipakai oleh amai-amai bersugi Atau hanya ibu-ibu pejabat tinggi Dalam…

  • Cerpen “Sepasang Jantung Hati yang Tertinggal” Karya Wizhafira dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen “Sepasang Jantung Hati yang Tertinggal” Karya Wizhafira dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen: Wizhafira Dingin bahkan tak seelok yang kuduga. Tega menusuk kurus keringnya badan mungilku dan menerobos pori-pori hingga tulang-tulangku ikut berteriak seolah memberontak tentang kehidupan. Tersebab dingin membuat mengigil jadi teman setia dalam keseharianku di negeri dingin tanpa salju ini. Aku seolah malaikat mungil yang selalu patuh dan taat. Kenapa tidak, aku ini hanya anak SD yang hanya…

  • Puisi-Puisi Liza Warni dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-Puisi Liza Warni dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Liza Warni Aku Bukan Aku Lagi Tersesat di antara paradise-paradise fana dunia Lalai akan sinarnya yang tak disangka membutakan jiwa,  aku bukan aku lagi Bagai seorang pengelana yang dimabuk harumnya pengembaraan Lupa diri hingga kutak sadar lagi, bekal habis di tengah perjalanan, aku bukan aku lagi Menyusuri malam panjang tanpa ujung Untuk memungut kembali…

  • Cerpen Karya Najla Anissa Fatin “Bansi Pak Kaharuddin” dan Ulasannya oleh M. Adioska

    Cerpen Karya Najla Anissa Fatin “Bansi Pak Kaharuddin” dan Ulasannya oleh M. Adioska

    Bansi Pak Kaharuddin Cerpen Oleh: Najla Anissa Fatin Baru-baru ini, Pak Kaharuddin mendadak sangat terkenal di dunia maya, karena keberadaannya menyaingi berita persiapan piala dunia. Pak Kaharuddin menjadi tranding topic di twitter, dan menjadi buah bibir paling hot di facebook. Pak Kaharuddin sebenarnya adalah seorang pengamen yang saban hari berdiri di depan sebuah pusat perbelanjaan…

  • Puisi-puisi Afriyanti Imam Al Amir dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Afriyanti Imam Al Amir dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Igau Perempuan Gaza Negeriku kian berdarah tanahku tak kuat lagi menahan pilu menyaksikan mereka yang asyik dengan tumpukan asap jahanam itu mereka bangga, Bunda tapi ragaku menangisi mereka airku menyesali mereka berhari-hari kukumpulkan garis demi garis untuk membentuk satu lukisan tentang generasiku namun kanvas terlalu suram, Bunda berbungkus kafan putih bernama Gaza aku ingin bercerita banyak,…

  • Cerpen “Tuah Pusaka Tinggi” Karya Yulfia Afaz dan Ulasannya Oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen “Tuah Pusaka Tinggi” Karya Yulfia Afaz dan Ulasannya Oleh Azwar Sutan Malaka

    Tuah Pusaka Tinggi Cerpen: Yulfia Afaz  Lelaki itu mematung tepat di depan Halimah. Tatapan matanya penuh iba seakan mengharap belas kasihan. Halimah merasa di alam mimpi. Beberapa kali ia mencubit pergelangan tangan dan  merasakan sakit. Itu artinya ia tidak sedang berhalusinasi. “Benar ini alamatnya Bu?” tanya salah seorang pria yang memapah lelaki itu. Beberapa menit…

  • Puisi-puisi Fadil Ahmadhia Warman dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Fadil Ahmadhia Warman dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Orang dalam Bingkai Jendela Saat ini nampak ia sedang memakai hutan, dan menyematkan rawa di saku celana. Kali ini dia mengumpulkan samudera, dan menyelimuti bahu dengan merpati putih di jalanan kota. “Ini di mana? Jam berapa?” Di bingkai jendela yang kusam, ia rajut waktu. Ia berharap hilir akan mengalir ke hulu, menunggu jam pasir kembali biru.…

  • Cerpen Ulul Ilmi Arham “Sipuluik” dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen Ulul Ilmi Arham “Sipuluik” dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Sipuluik Cerpen: Ulul Ilmi Arham Sudah sejak pagi buta, Umak dan Unde sibuk di dapur, bahkan sebelum ayam berkokok pun, mereka sudah berjibaku. Sedari pukul empat tadi, mereka sudah merendam beras ketan lima puluh sukat. Jumlah yang tidak sedikit untuk ukuran keluarga kami. Siang nanti, tetangga sekitar akan datang ke rumah demi memenuhi undangan duduak…