Kategori: Literasi

  • Mengenal Perbedaan Kata Ulang dan Kata Majemuk

    Mengenal Perbedaan Kata Ulang dan Kata Majemuk

      Penggunaan bahasa Indonesia dalam menulis perlu diperhatikan, termasuk penggunaan kata-kata. Salah satu penggunaan kata yang paling sederhana namun sering salah dalam menuliskannya adalah penggunaan kata ulang dan kata majemuk. Sekilas pintas kata ulang dan kata majemuk terlihat sama, yaitu sama-sama berbentuk dua kata sehingga sering salah cara menuliskannya. Kata ulang sering tidak dibubuhi tanda…

  • A Feminist Manifesto: Catatan Singkat Perihal Feminis

    A Feminist Manifesto: Catatan Singkat Perihal Feminis

    Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah)   “Tentu saja saya seorang manusia, tetapi ada hal-hal khusus yang terjadi pada saya karena saya adalah perempuan,” tegas Chimamanda Ngozi Adichie ketika teman lelakinya mempertanyakan mengapa ia mengidentifikasikan diri sebagai wanita,mengapa tidak sebagai manusia saja. Buku A Feminist Manifesto: Kita Semua Harus Menjadi Feminis karya Chimamanda Ngozi Adichie menjelaskan…

  • Puisi-puisi Fahruzi Alfani dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Fahruzi Alfani dan Ulasannya oleh Ragdi F Daye

    Puisi-puisi Fahruzi Alfani   Paling Aku Ibu, beribu langkah kaki telah aku ayun Hitam putih, gelap terang Ibu, beribu kata telah aku ucap teguh Lemah lembut, kasar terniang Ibu, hatimu mengarungi samudra ini, senang sedih, suka duka, hingga tetesan peluh Ibu, hangatmu menyelimuti diri, alunanmu menangkan kalbu, senyum mendamaikan jiwa, tiada lelah Ibu, tiada kasih…

  • Ungkapan Larangan sebagai Media Pembelajaran Anak

    Ungkapan Larangan sebagai Media Pembelajaran Anak

    Oleh: Bara Redinata (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “Kemampuan terbesar umat manusia adalah bergosip dan berimajinasi.”(Yuval Noah Harari) Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki 17.000 pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Negara yang dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa ini juga terkenal karena memiliki ragam suku bangsa yang beragam di dalamnya.…

  • Ideologi Simbolik dalam Cerpen “Jangan Bakar Lumbung Padi”

    Ideologi Simbolik dalam Cerpen “Jangan Bakar Lumbung Padi”

    Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Siman sudah pergi, sangat jauh dan tidak lagi kembali-Rilen Dicki Agustin Kehidupan masyarakat tidak berjalan sesuai dengan keinginan masing-masing individu, tetapi dikontrol oleh aturan-aturan yang dibuat penguasa atau berdasarkan kesepakatan dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Namun, dalam realitasnya ada beberapa…

  • The Boy and The Heron: yang Berakhir dan yang Bermula

    The Boy and The Heron: yang Berakhir dan yang Bermula

    Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah)   The Boy and The Heron adalah salah satu film yang saya nanti-nantikan sudah sejak lama. Hingga akhirnya, setelah menunggu lebih dari setengah dekade, film yang digadang-gadang sebagai karya terakhir sang maestro Hayao Miyazaki ini tayang juga. Miyazaki dengan mahir menggabungkan unsur-unsur realisme dengan elemen-elemen fantasi yang menonjol. Hal ini…

  • Cerpen “Perang Doa” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar

    Cerpen “Perang Doa” Karya Afrizal Jasman dan Ulasannya oleh Azwar

    Perang Doa Cerpen Oleh: Afrizal Jasmann Musim panen padi di Kampung Bayang Bulan telah berlalu sejak sekitar dua bulan lalu. Sudah waktunya musim tanam lagi, akan tetapi hujan belum juga turun. Mendung di langit yang kadang tampak menjanjikan hanya sebatas pemberi harapan yang tidak pernah kesampaian menjadi hujan. Seringnya langit berwarna biru. Sinar terik sang…

  • Keretek dan Onomatope Lain dalam Bahasa Indonesia

    Keretek dan Onomatope Lain dalam Bahasa Indonesia

    Populernya drama serial “Gadis Kretek” yang diperankan oleh Dian Sastrowardoyo membuat kosakata bahasa Indonesia juga semakin populer. Drama serial yang diangkat dari sebuah novel yang ditulis oleh Ratih Kumala membuat orang-orang kembali mengenal asal-muasal kata keretek. Setidaknya satu orang anak muda pernah bertanya kepada saya, apakah kata keretek benar berasal dari bunyi api yang menyulut rokok?…

  • Kehidupan Masa Lalu Ahmad Salam dalam Novel Neraka Dunia terhadap Kehidupan Masyarakat Masa Kini (Kajian Resepsi Sastra)

    Kehidupan Masa Lalu Ahmad Salam dalam Novel Neraka Dunia terhadap Kehidupan Masyarakat Masa Kini (Kajian Resepsi Sastra)

    Aditya Putri Sholikhat 2210722040 Mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas Akan tetapi aku telah bebas … Benar, di Surabaya dahulu sudah juga aku merasai kesenangan hidup di dunia, bersuka ria, bergurau-senda dengan perempuan. Bukan main, tapi…” Kehidupan masa kini, tidak akan pernah terlepas dari kehidupan masa lampau, sebab apa yang kita jalani…

  • “Dalamnya Jurang Pembatas antara Kaum Bangsawan dan Kaum Bawahan yang Digambarkan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer”

    “Dalamnya Jurang Pembatas antara Kaum Bangsawan dan Kaum Bawahan yang Digambarkan dalam Novel Gadis Pantai Karya Pramoedya Ananta Toer”

    Dara Suci Rezki Efendi (Mahasiswi Jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) “Tentang nasib orang bawahan dan kebesaran orang atasan, tentang kejatuhan orang – orang bawahan dan kemuliaan orang atasan, tentang orang bawahan yang menumpang diri pada orang atasan, tentang kekuasaan dan tentang takdir.” Gadis Pantai (Pramoedya Ananta Toer) Ketimpangan sosial, merupakan masalah yang…