Kategori: Literasi
-

Ruang Baca dan Proses Kreatif
Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Bagi saya setiap tempat memiliki potensi menjadi wadah untuk melakukan kegiatan kreatif. Entah itu di ruangan terbuka atau ruangan tertutup, semisal di ruang pertemuan, rumah, atau mungkin juga di perpustakaan. Dan begitu pula dengan kegiatan kreatif yang dilakukan, baik itu melukis, latihan teater, menulis puisi, dan cerpen, maupun…
-

Cerpen “Dua Bidadariku” Karya Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Dua Bidadariku Cerpen: Rasyafa Sabrakamila Ini hanyalah kisah perjalanan temanku dan aku hanya ingin menceritakannya kepada kalian agar bisa sedikit membagi rasa kesepian dan kegembiraan temanku. Ya temanku ini bernama Rendi. Ia terlihat murung dan kesepian. Aku selalu melihat dia sendirian dan tak ingin berinteraksi kepada siapa pun. Sebenarnya aku ingin mengajaknya berbicara, tapi…
-

Asal-usul Kata “Parasetamol”
Dalam bahasa Indonesia, kata parasetamol dikenal sebagai kata yang diserap dari bahasa Inggris, yakni paracetamol. Kata parasetamol menjadi bagian dalam kosakata bahasa Indonesia sejak tahun 1991, tepatnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi III (KBBI Edisi III). Kata ini dientri sebagai sebuah lema dengan makna ‘obat yang bersifat menghilangkan rasa nyeri dan menurunkan panas’. Sejak KBBI…
-

Cerita Anak: Hutan yang Sebetulnya Kusut
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Herdiana Hakim melalui “Seeking “Unity in Diversity”: Contemporary Children’s Books in Indonesia”, menyayangkan bahwa sebagian besar buku cerita anak di Indonesia cenderung sebagai sarana penyampai pesan. Buku tersebut mengeyampingkan aspek sastra dan terlalu terlalu didaktik dalam penyampaian pesan moral. Padahal, pesan moral tetap dapat dipahami melalui cerita yang…
-

Dari Nirlaba hingga Nirleka
Bentuk terikat nir- merupakan salah satu bentuk terikat yang tidak terlalu populer dalam bahasa Indonesia. Namun, bentuk terikat ini ada dan digunakan dalam bahasa Indonesia. Sama halnya dengan bentuk terikat pra- dan pasca-, bentuk terikat nir- merupakan salah satu bentuk terikat yang berasal dari bahasa Sansekerta (Sanskrit) yang artinya tidak ada atau tanpa. Contoh kata-kata bahasa Indonesia…
-

Puisi-puisi Meiji Syahrul dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Sajak Ibu Tungku itu ialah lembaran-lembaran tempat kau menanak puisi. Dan puisi ialah siang dan malam yang kau sajikan pada tubuh anak-anakmu yang kurus. Tidak apa-apa rusukmu hilang satu untuk semangkuk sayur lode, ikan asin dan sambal jelantah bakal sahur, katamu. Betapa aku membenci kebohongan dari bibirmu dan telingamu yang tuli itu, ibu. Di penghujung…
-

Layar Sentuh Smartphone
Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Saya kira smartphone menjadi kebutuhan bagi berbagai kalangan. Tidak dapat dipungkiri pula, semenjak pandemi Covid-19 beberapa kegiatan beralih menjadi daring. Salah satu perangkat yang mendukung aktivitas itu adalah smartphone. Entah itu kegiatan belajar mengajar, kerja, maupun aktivitas jual beli dilakukan secara daring. Teknologi layar sentuh yang disediakan sungguh memanjakan pengguna smartphone.…
-

Menilik Kembali Makna Imbuhan ber-an
Bahasa Indonesia memiliki banyak imbuhan. Berbagai imbuhan sudah pernah ditulis di laman klinik bahasa Scientia pada edisi-edisi sebelumnya. Setiap imbuhan memiliki makna yang berbeda ketika dilekatkan dengan kata lainnya, seperti kata dasar tulis akan memiliki makna yang berbeda jika ditambah dengan imbuhan pe- (penulis), me- (menulis), di- (ditulis), -an (tulisan), me-kan (menuliskan), di-kan (dituliskan), dan…
-

Cerpen “Duhai Nak” Karya Siswati dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Kesan saya membaca cerpen ini, kisah yang dituturkan penulis cukup menarik. Penulis dengan lancar menceritakan kejadian demi kejadian dalam cerita yang disusunnya ini. Namun, ada hal cukup mengganjal, seperti kerikil di tengah-tengah jalan yang mulus. Kerikil pada cerita ini adalah pada bagian menuju akhir (ending) cerita yang seolah-olah mengalami lompatan. Seperti ada alur yang terputus untuk…
-

Sisi Gelap Pembaca Buku
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Suatu kali ketika memilih buku di perpustakaan, saya melihat salah seorang teman menyelundupkan buku ke dalam kaosnya. Ketika saya menegurnya, ia hanya cengengesan sambil berkata, “Daripada nggak ada yang baca”. Saya diam saja. Sebenarnya, sih, sambil berpikir untuk melakukan hal yang sama. Loh, kok? Ketika itu saya turut membenarkan perkataannya.…