Kategori: Literasi
-

Puisi-puisi Vania Kharizma dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Pada edisi kali ini, Kreatika memuat tiga puisi karya Vania Kharizma. Ketiga puisi tersebut berjudul “Ketika Kita Saksikan Saudagar Mengurut Perut di Waktu Iftar”, “seperti: Aku adalah Butir di Tengah Megah Sulaiman”, dan “Mereka Cuma Memoles Ramadan”. Puisi-puisi Vania memiliki struktur fisik berupa klausa-klausa panjang yang meliuk-liuk, seperti layang-layang di perayaan musim panen. Puisi-puisi yang…
-

Kalimat yang Berawalan Kata Depan “Dalam” dan “Pada”
Hampir setiap pengguna bahasa Indonesia pernah menggunakan kalimat yang diawali kata depan dalam dan pada. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa ketika kata depan dalam dan pada mengawali sebuah kalimat, ada kaidah yang harus dipedomani. Ketika pengguna tidak mengetahui kaidah tersebut, kalimat yang ditulis dapat menjadi kalimat tidak efektif. Penggunaan kata depan dalam dan pada yang keliru dalam…
-

Body Positivity
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Saya menjumpai pemahaman yang berbeda-beda mengenai body positivity, baik itu dari teman-teman maupun media sosial, di antaranya, ada yang beranggapan bahwa body positivity adalah memiliki tubuh yang indah, ramping, dan sehat. Ia pun melakukan beragam usaha untuk mendapatkan tubuh serupa demikian, misalnya dengan berolahraga, diet yang ketat bahkan ekstrim,…
-

Cerpen “Jasa Saluang” Karya M. Adioska dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Jasa Saluang Cerpen: M Adioska Taksi itu terus melaju namun tidak semulus sebelumnya, karena kini ia harus melewati jalan desa yang cukup sempit. Hanya pas untuk mobil yang berselisih, itupun harus hati-hati. Tidak jarang salah satu mobil yang sedang berselisih itu harus berhenti untuk menghindari terjadinya kecelakaan kecil. Di dalam taksi itu tampak seorang pemuda.…
-

Puisi-puisi Reno Wulan Sari
Laut di Lemari Bapak berulang kali, kupinjam sarung bapak untuk sembahyang tiap sarung yang kuambil, memendam ombak laut entah laut yang mana, bergemuruh seperti dada bapak tenang, seperti matanya yang tajam dari ujung ke ujung sarung ia mengabarkan angin dari pangkal nasib sampai ke sepotong doa dalam perut yang kami kunyah begitu lahap yang kami…
-

Perubahan Makna pada Kata “Pelaku”
Bahasa tidak stagnan. Bahasa memiliki sifat dinamis dan mengalami perubahan. Perubahan bisa terjadi hampir pada semua bagian bahasa, termasuk perubahan makna kata. Perubahan makna merupakan hal yang lumrah terjadi pada setiap kata. Hal itu tergantung pada pemaknaan sebuah kata dalam masyarakat. Chaer (2009) dalam Yunus (2019:211) menyebut ada sembilan jenis perubahan makna yang bisa terjadi…
-

Perihal Berbahasa
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) “Pakai bahasa Inggris aja, Kak! Susah kalau pakai bahasa Indonesia, bahasa Inggrisku lebih lancar.” Kira-kira seperti itulah ujaran seorang siswa sekolah menengah dari yang diceritakan oleh salah seorang teman saya. Kala itu, ia tengah mewawancarai siswa itu untuk keperluan membuat berita. “Wah, mantap betul adik ini,” ujar saya dalam hati.…
-

Perbedaan Kata “Tiap-Tiap” dan “Masing-Masing”
Pada edisi klinik bahasa kali ini, saya akan membahas perbedaan antara kata tiap-tiap dan masing-masing. Sebagian besar orang beranggapan, bahwa kata tiap-tiap dan masing-masing memiliki makna yang sama sehingga penggunaannya bisa saling menggantikan. Untuk beberapa situasi, memang demikian. Ada beberapa konteks kalimat yang bisa menggunakan kata tiap-tiap atau masing-masing. Akan tetapi, pada konteks lain, dua kata tersebut…
-

Wabah
Kubaca pesan grup. Sorak-sorai temanku karena masuk daftar penerima BLT pemerintah. Padahal, hidupnya berkecukupan dan berpendapatan stabil sebagai karyawan perusahaan. Namun, tetap membusungkan dada dan mengulurkan tangan untuk sesuatu yang bukan haknya. Beberapa harinya, kutelepon ibuku dan kutanyakan mengenai kabar BLT tersebut karena di televisi sontak telah memberitakan wajah-wajah penguasa yang tersenyum lebar sedang memberikan…
-

Puisi-puisi Novi Handra dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Di dalam konteks kehidupan Islami, manusia diberi waktu untuk beribadah kepada Sang Pencipta, Allah SWT,“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz Dzariyat: 56). Menyembah Tuhan dimaknai dengan tindakan beribadah, sebagai wujud dari melaksanakan perintah dan menjauhi larangan. Mengisi waktu dengan membaca huruf-huruf kitab suci untuk menambah ilmu pengetahuan dan meningkatkan…