Kategori: Literasi
-

Memaknai Garis Tangan
Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Hal yang menyenangkan dari panjangnya waktu libur Lebaran adalah berkumpul dengan beberapa kawan yang pulang dari rantau. Sembari menikmat kopi hitam dan camilan kentang goreng serta didukung layanan internet gratis, pembicaraan kami bermula dengan nostalgia saat di bangku perkuliahan. Tentu banyak kenangan yang menjadi tema obrolan. Yang jelas guyonan…
-

Mengenal Penggunaan Tanda Garis Miring
Penggunaan tanda baca merupakan bagian penting dan paling mendasar untuk diperhatikan saat menulis. Perhatian terhadap penggunaan tanda baca yang benar merupakan sikap terbaik dalam menghargai dan menghormati bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang melambangkan martabat bangsa Indonesia. Tanda baca yang resmi diperkenalkan dalam buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia atau PUEBI (2016) ada 15 macam.…
-

Puisi-puisi Rasyafa Sabrakamila dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Pada dasarnya puisi-puisi Rasyafa menunjukkan kebelumutuhan. Antarbaris-baris yang membangun bait belum menunjukkan kepaduan yang kompak. Misalnya bait pertama puisi pertama ini: ‘Senyummu di kala itu/ Uban-ubanmu yang sudah banyak/ Aroma badanmu yang khas/ Remang wajahmu yang datar/ Akankah kau memberikan senyumanmu padaku’. Imaji penulis terlihat melompat-lompat dari satu objek ke objek lain. Untungnya kesenjangan imaji…
-

Puisi-puisi Reno Wulan Sari
Anak Kertas dalam sebuah persalinan yang begitu hebat dan matang ia memilin kertas hingga pipih, seperti pipinya yang melesut urat nadi lehernya mengeras hingga tengah malam pada saat mata orang-orang terpejam, ia terjaga untuk mengerami bola-bola origaminya dalam kehangatan tubuh yang jujur malam pun menyerahkan diri di ujung jarinya tak berkutik, pada proses persalinan yang…
-

Jalan Lurus Pengusaha dan Politisi H. Moh. Saleh Asnawi
Jalan Lurus Moh. Saleh Asnawi Judul : Pengusaha dan Politisi Jalan Lurus Penulis : Uten Sutendy Penerbit : Media Komunikasi, Tangerang Selatan Tahun Terbit : April 2021 Hal …
-

Stereotip Aneh yang Tidak Seharusnya “Diwajarkan”
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Kala itu tetangga sebelah rumah saya kehilangan motor. Motor tersebut biasanya ia parkir di teras rumah sepulang bekerja. Setelah dilihat CCTV, terlihatlah dua orang pemuda dengan begitu hati-hati meski bersusah payah membuka pagar rumah. Motor itu dicuri saat dini hari ketika seisi rumah tengah tidur lelap lagi nyenyak. Paginya,…
-

Cerpen “Membeli Pelangi” Karya Ulul Ilmi Arham dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka
Membeli Pelangi Oleh: Ululilmiarham “Bunda, pelangi itu warna apa saja?” “Ada tujuh warna, Nak. Merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu.” “Tujuh? Kenapa banyak sekali?” “Karena semakin banyak semakin indah.” “Indah itu apa, Bunda?” “Indah itu sesuatu yang kalau dilihat bisa bikin bahagia.” “Jadi, semakin banyak semakin bahagia, ya Bunda?” Pertanyaan putri kecilku belum…
-

Puisi-puisi Roma Kyo Kae Saniro
Enam Kupetik enam tangkai bunga di tanah melankolis sendu Kelopaknya yang anggun, kulihat batangnya gatal berbulu Seperti kau, dulu harap sekarang luluh Nyatanya, sudah enam tahun berlalu Ketidakpastian atas segala sesuatu Mekar subur antara kini dan masa lalu Enam tidak cukup tuk menjawab pandangan sentimental Atau harap yang sudah dirunut hingga tetiba batal Enam pun…
-

Mengenal Penggunaan Tanda Baca Tilde (~)
Dalam Panduan Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) terbaru yang ditetapkan oleh Kepala Badan Bahasa pada tanggal 28 Juli 2021 terdapat 15 tanda baca, yaitu tanda titik (.), tanda koma (,), tanda titik koma (;), tanda titik dua (:), tanda hubung (-), tanda pisah (—), tanda tanya (?), tanda seru (!), tanda elipsis (…), tanda petik…
-

Pick Me Girl
Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Setelah diingat-ingat lagi, ternyata saya pernah menjadi seorang pick me girl. Ketika itu, saat membagikan sebuah gambar dua orang perempuan tengah mencuci muka. Perempuan pertama tengah mengaplikasikan rangkaian skincare. Perempuan kedua hanya mencuci wajah dengan air dari keran di kamar mandi. Lalu saya menunjuk perempuan kedua dan menyertakan takarir, “Aku banget!”. Melalui…