Kategori: Literasi

  • Puisi-puisi Reno Wulan Sari

    Puisi-puisi Reno Wulan Sari

    Menuju Kutub Kusebut kau bumi, Kasihku. Mengenal ombak lautmu yang pasang dan surut Ketika bercengkerama dengan para nelayan Untuk membaca pesan dari bongkahan awan sehabis senja Aku berteman dengan mereka Ketika kami sama-sama memandang laut lepas, menafsirkanmu Bagi mereka, kau keberkahan Namun bagiku, kau tempat bersemayam Kusebut kau bumi, Cintaku Menapaki telaga dan hutan lindungmu…

  • Lari yang Menyedihkan

    Lari yang Menyedihkan

    Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id) Bagi saya berlari merupakan aktivitas yang mudah untuk dilakukan dan banyak memberikan manfaat bagi kesehatan. Terkadang, saya meluangkan waktu untuk lari pagi pada libur akhir pekan tentu di saat rasa malas benar-benar dapat dikendalikan. Biasanya, dalam berlari saya sangat selektif dalam memilih jalan yang dilalui agar sepatu olahraga yang…

  • Cerpen “Senja di Hari Itu” Karya Elang Humaira Cipto dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen “Senja di Hari Itu” Karya Elang Humaira Cipto dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Senja di Hari Itu   Cerpen Karya: Elang Humaira Cipto   Namaku Rayhan. Biasa dipanggil Aan. Saat ini umurku 15 tahun. Aku tinggal di sebuah kampung yang dekat dengan sebuah pantai. Aku adalah seorang anak yang sangat menyukai senja. Saat senja tiba, aku akan menyalami tangan Bunda dan langsung berlari menuju sebuah batu yang berada…

  • Puisi-puisi Yogi Resya Pratama

    Ingatan yang Samar-Samar Aku terbangun di atas kasur setiaku Tempat aku bebas menggerutu Melampiaskan kerandoman yang tak kunjung usai Kulihat embun tak lagi tampak di pelupuk mata Ia meninggalkan jejak di dalam lamunanku Mentari yang sangar pun sangat menjengkelkan Memaksaku menghentikan seruan angin yang datangkan Membawa bualan mesra Merenggut episode permulaan skenario Mengapungkan asa, membenamkan…

  • Makanan dan Masakan

    Makanan dan Masakan

    Kata makanan dan masakan sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama jika berbicara tentang kuliner. Di berbagai media massa (cetak dan online) pun, kata-kata ini sering dituliskan untuk mempromosikan hidangan khas dari suatu daerah, seperti makanan khas Minangkabau atau masakan khas Sunda. Ada yang menggunakan kata makanan dan ada juga yang menggunakan kata masakan. Kemudian, muncul…

  • Puisi-puisi Ria Febrina

    Puisi-puisi Ria Febrina

    Si Makin Kundang Ini cerita Si Makin Kundang dari lembah hendak ke bukit dari kampung hendak ke kota dari sini hendak ke sana membawa humor menanyai orang-orang yang sedang santai di sebuah kafe atau sebuah lepau sejenak singgah jua di pematang ratapan “Buah apa yang durhaka?” katanya melempar teka-teki. Orang-orang larak-lirik mengulum senyum. “Bukan buah itu,”…

  • Sisi Lain Pengguna Kacamata

    Sisi Lain Pengguna Kacamata

    Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)   Kacamata bagi saya mejadi benda yang amat penting dalam menunjang aktivitas harian. Jika ada benda yang pertama kali saya cari saat bangun tidur, benda itu adalah kacamata. Dalam hal ini adalah kacamata lensa minus. Bila dilepaskan, kacamata selalu diletakan tidak jauh dari jangkauan tangan saya. Tentu dengan tujuan…

  • Mengenal Tata Cara Penulisan Partikel tak, pun, -lah, -kah, dan -tah

    Mengenal Tata Cara Penulisan Partikel tak, pun, -lah, -kah, dan -tah

    Sebagai penutur bahasa Indonesia, sudah selayaknya kita mengenal dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik sampai unsur-unsur terkecil. Tindakan ini juga mendukung petisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim baru-baru ini yang mengajukan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di wilayah ASEAN. Kemendikburistek disebut sebagai lembaga pemerintah diberi amanat untuk mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra…

  • Puisi-puisi Surya Hafizh dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Surya Hafizh dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Sudah Berapa Lama Kita sudah berapa lama kita berusaha menerka-nerka gerak-gerik cuaca tanpa punya suatu apa untuk menafsirkannya. sudah berapa lama kita membiarkan sepatu-sepatu hanyut & layang-layang tersangkut membiarkan tugu-tugu pahlawan diam dan tak diperhatikan. Sudah berapa lama kita menabur bibit-bibit rumput mewajarkan rongga hati berlumut. seperti mimpi yang kusam di bawah lipatan-lipatan dipan. akankah…

  • Yang Istimewa dan Khas Itu Namanya Kusuih

    Yang Istimewa dan Khas Itu Namanya Kusuih

    Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)   Akhir pekan lalu, saya berkunjung ke tempat salah seorang pengrajin seni ukir motif khas Minangkabau di Sungai Pua Kabupaten Agam. Pak Af, begitu beliau memperkenalkan dirinya kepada kami saat pertama bertemu. Saya senang dan antusias bertemu dengannya. Tentu ada pengalaman, pelajaran, dan juga cerita menarik yang menambah wawasan…