Kategori: Literasi

  • Bentuk -wan, -wati, -in, dan -ah, Benarkah Penanda Gender?

    Sejak pandemi Covid-19, sudah banyak warga Indonesia yang meninggal dunia. Dokter, perawat, guru, dosen, ulama, tentara, dan juga tokoh nasional Republik Indonesia meninggal dunia karena virus ini. Pada Jumat, 2 Juli 2021, Indonesia kehilangan tokoh terbaik bidang pewayangan, yakni Ki Manteb Soedharsono. Dia terkenal sebagai seniman dalang wayang kulit. Setelah itu, pada Sabtu, 3 Juli…

  • Puisi-puisi Fadil Ahmadhia Warman dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Fadil Ahmadhia Warman dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Orang dalam Bingkai Jendela Saat ini nampak ia sedang memakai hutan, dan menyematkan rawa di saku celana. Kali ini dia mengumpulkan samudera, dan menyelimuti bahu dengan merpati putih di jalanan kota. “Ini di mana? Jam berapa?” Di bingkai jendela yang kusam, ia rajut waktu. Ia berharap hilir akan mengalir ke hulu, menunggu jam pasir kembali biru.…

  • Puisi-puisi Rizky Amelya Furqan

    Puisi-puisi Rizky Amelya Furqan

    Nanti, Di Atas Nisanku jika, nanti aku tiada tolong tuliskan doa di nisanku doa-doa yang kutuliskan pada setiap ruang yang pernah kududuki sama seperti Eyang Sapardi yang menulis doa di atas nisannya ini bukan perihal meniru atau apa pun itu tetapi hanya untuk mengingatkan orang-orang yang menjengukku nanti bahwa aku masih titipkan “diriku” pada ruang-ruang yang…

  • Puisi-puisi Amalia Aris Saraswati

    Puisi-puisi Amalia Aris Saraswati

    Resah Sahabat termangu di bawah lampu jalan jalanan Bunga-bunga bintaro gugur kesepian Sahabat yang gamang hatinya berkecamuk ia tengah bertengkar dengan diri sendiri Ia resah bukan buatan Kenyataan yang terbentang jalan yang terpampang bertubrukan dengan nuraninya Ia bisa membohongi semua orang tapi tidak dengan diri sendiri Ia akan hidup selamanya dengan diri itu, nurani itu…

  • Perbedaan Kata Pukul dan Jam

    Perbedaan Kata Pukul dan Jam

    Ada banyak kata atau frasa di dalam bahasa Indonesia yang bersinonim. Sinonim merupakan bagian dari relasi makna yang menghubungkan dua kata atau lebih yang memiliki kemiripan makna. Ada banyak jenis sinonim, yaitu sinonim mutlak, sedikit mirip, kata-kata yang masih selingkung, dan sinonim yang berkonotasi. Berikut adalah contoh kata-kata yang bersinonim: melihat-menatap-memandang-menonton-menyaksikan, istri-bini, kecil-mini-mikro,  meninggal-mati-tewas-gugur-berpulang-wafat, cepat-deras-kencang, dan…

  • Cerpen Ulul Ilmi Arham “Sipuluik” dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen Ulul Ilmi Arham “Sipuluik” dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Sipuluik Cerpen: Ulul Ilmi Arham Sudah sejak pagi buta, Umak dan Unde sibuk di dapur, bahkan sebelum ayam berkokok pun, mereka sudah berjibaku. Sedari pukul empat tadi, mereka sudah merendam beras ketan lima puluh sukat. Jumlah yang tidak sedikit untuk ukuran keluarga kami. Siang nanti, tetangga sekitar akan datang ke rumah demi memenuhi undangan duduak…

  • Citraan, Majas, dan Gaya Bahasa dalam Karya Fiksi

    Citraan, Majas, dan Gaya Bahasa dalam Karya Fiksi

    Citraan, majas, dan gaya bahasa adalah bagian penting dari sebuah karya fiksi. Ketiganya menjadi penanda  daya tarik sebuah tulisan fiksi. Penulis yang cerdas, paham seberapa penting ketiga konsep ini untuk membuat karya jadi menarik dan tidak membosankan. Penulis yang berpengalaman dan mempunyai jam “terbang tinggi”  terikat dan paham akan eksistensi ketiganya dalam karya fiksi. Selanjutnya,…

  • Puisi-puisi Mutiara Lembayung

    Puisi-puisi Mutiara Lembayung

    Anak Ula Ia yang selalu menunggu Bertelanjang dada menatap setiap buritan Ia bertelanjang dada dengan tatap penuh harap Menyosong setiap biduk kecil yang datang di antara gelombang Ia yang mengangkat keranjang  harap Mencakar isi sembari membuang rasa Ia yang bertelanjang dada menatap setiap buritan Menanti pagi, menari bersama ombak Dalam mata beningnya, kutulis sejarah Tentang…

  • Puisi-puisi Fatta Adiba Arif dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Fatta Adiba Arif dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye

    Gagak dan Merpati Hei, lihatkah kau di sana! Di antara cecabang hitam beku  musim dingin Seekor gagak dan seekor merpati bertengger di dahan yang sama Watak dan rupa mereka berbeda Cobalah terka sedang beretorikakah mereka Sampai mana kau bisa terbang saat ini? Sudah ke mana sajakah dirimu berkelana? Pernahkah kau disentak badai? Atau sayapmu pernah patah dan terjatuh menghempas tanah?…

  • Tanda Hubung: Penghubung pada Kata Ulang

    Akan sangat menyenangkan jika kita membahas cita-cita. Sebuah cita-cita akan membuat seseorang bahagia dalam perjuangan yang dilakukan. Namun, kali ini kita tidak akan membahas pilihan cita-cita yang ada, tetapi membahas penulisan kata ulang pada kata cita-cita yang benar. Pasalnya, baru-baru ini kembali beredar sebuah postingan yang memuat tangkapan layar sebuah artikel dari Liputan6.com. Artikel tersebut ditulis dengan…