Kategori: Literasi
-

Puisi-puisi Diego Alpadani
Membaca Kenyataan Kita harus membaca kenyataan bukan lagi andai kata atau seakan atau sebangsa itu yang membuatmu mengali tanah sedalam sumur dengan tempurung dan mengubur dua bola matamu itu. Pada kenyataan paling dingin lebih dingin dari musim hujan. Pelukan bukan bentuk cinta yang kita punya. Itu hanya cara berbagi kehangatan di sela-sela kebosanan romantika…
-

Puisi-puisi Imam Khoironi
Api di Matamu Kulihat nyala api, di matamu bergelora, membakar tiap-tiap keinginanku untuk berpaling biarkan aku pelihara Daripada percikan-percikan umpama janji kita untuk selalu memelihara api Yang penuh kesunyian suci Lampung, Juni 2019 Jenuh Kalau waktu itu tiba, kau akan jenuh merangkaki bumi merayapi nasib, sebagai melata Kau akan mengepakkan sayapmu, meski dengan…
-

Puisi-puisi Linda Tanjung dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
BOM Bila orang teriak Pancasila? Saat Negara terguncang keseragaman Ketakutan akan kebenaran Ketakutan akan kedok keniscayaan, terkuak Duarrr!!! Orang pun berujar, semua Pancasila!!! Demi NKRI Berjaya BOM sebagai penanda yang tak berPancasila Sila kedua yang terurai antara serpihan daging, darah Kemanusiaan yang beradab hilang atas nama BOM Apa itu BOM? Bersedia mati Orang tak…
-

Penulisan Kata Depan di, ke, pada, dan kepada
Ketika mendengar kata Minggu, ada lirik yang akan selalu kita kenang, yaitu lirik ciptaan Ibu Sud pada lagu yang berjudul Naik Delman. pada hari Minggu kuturut ayah ke kota naik delman istimewa kududuk di muka Ya, lirik lagu ini memang tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh hujan. Tidak hanya lirik lagu tersebut, diksi…
-

Perbedaan Kopula Adalah, Merupakan dan Partikel Ialah, Yakni, Yaitu
Beberapa kata memiliki kesamaan arti atau bersinonim dalam bahasa Indonesia. Kata-kata yang memiliki kesamaan arti sulit dibedakan penggunaannya dalam kalimat. Kata-kata tersebut, di antaranya kata adalah, merupakan, ialah, yakni, dan yaitu. Kata-kata ini seringkali dianggap sama dan dianggap bisa saling menggantikan atau saling bersubstitusi. Padahal sesunggguhnya, kata adalah, merupakan, ialah, yakni, dan yaitu memiliki perbedaan…
-

Puisi-puisi Randu Sunerta
SURAT MALAM UNTUK KEKASIHKU Betapa ngerinya, betapa ngerinya kerlingan lampu-lampu yang tercekik sengatan arus, betapa ngerinya di pangkal gubuk dan jalan tanpa ada yang lalu-lalang menerobos sepi dalam dinginnya malam tapi tiada apanya, kekasihku rindu ini lebih ngeri dari tatapanku rindu ini, kekasihku. Jangkrik dan katak adalah isyarat kesunyian atau pun dari redupnya rembulan.…
-

Puisi-puisi Apriwanto
Berlayarlah Anak Muda Kutahu ombak begitu besar di lautan Daratan begitu hampa tanpa cobaan Kudayung sampan hingga tujuan Terasa hidup perlu rintangan Kudatang di Lembah Harau bersama rombongan Daun pegunungan kian bertasbih Cantik mempesona hingga mewangi Harau Payakumbuh kian dipadati Kebahagiaan kian terasa Tantangan mengayuh kian bermakna Hidup perlu mencari makna Agar…
-

Puisi-Puisi Acet Asrival dan Ulasannya oleh Ragdi F. Daye
Wabah dalam Dada Degup di dada kami adalah resah yang tiada terdengar, hanya tersirat dari mata kemudian bergetar di bibir kami, Tuan. Bungkam dikatup bibir, senyap dikatup mata, buncah dalam dada sempit─ dihimpit wabah pandemi makrokosmos, menjalar bak akar pada pokok kayu, dari pangkal hingga pucuk, dari dahan menuju ranting, dari ada menjadi tiada. Akar…
-

Penggunaan Kata Ganti –nya yang Tidak Tepat
Ada sebuah kebiasaan bagi masyarakat Indonesia dalam berbicara maupun menulis, yaitu sering menggunakan kata ganti –nya. Kata ganti –nya merupakan kata ganti orang ketiga tunggal. Dalam bahasa Indonesia, kata ganti –nya digunakan untuk mengulang entitas (antecedent), misalnya Ciputra merupakan orang kaya di Indonesia, tetapi selalu mengenakan sepasang sepatu ke mana-mana. Sepatu yang selalu dikenakannya itu…
