Kategori: Puisi

  • Puisi-puisi Indah Wulandari Pulungan

    Puisi-puisi Indah Wulandari Pulungan

    Bingkisan Terindah   Ketika nelangsa menggenangi pelipis belia itu Ingatlah ada pelipis yang sudah berkerut menantikan sebuah kebahagiaan Hanya sekadar menjinakkan terik mentari agar tak lagi membuatnya menumpahkan peluh Hanya sekadar mengistirahatkan rangka jasad yang hampir lapuk dimakan waktu Untuk sedikit sungging yang manis di ujung bibir ripuk itu Hingga masa hendak beralih dan perasaian…

  • Puisi-puisi Chalvin Pratama Putra

    Puisi-puisi Chalvin Pratama Putra

    Elegi Kopi   Secangkir kopi menelik kenangan yang kini telah redup seperti sinaran kunang-kunang, dan malam dengan temaram lampu jalan di sudut kota sepi Aku menampung bayang-bayangmu, seolah kakimu masih menggores jejak pada bumi, walau kini kau telah menyepak dari naungku   Tinggal kisah darimu yang sempat meracik kopi dari hati, meski kini kau tengah…

  • Puisi-puisi Rilen Dicki Agustin

    Puisi-puisi Rilen Dicki Agustin

    Lebaran Sunyi   Malam tak lagi riuh Gema takbir tak lagi ramai Lengang tanpa ingin sebab Sunyi tanpa harap   Lebaran telah sunyi Anak-anak biasanya main petasan Kini berdiam di rumah Menghabiskan waktu bersama keluarga   Lebaran kini memang terasa berbeda Terasa lengang Terasa sunyi Hingga riuh pun tak terdengar lagi Karena pandemi korona  …

  • Puisi-puisi Tiara Nursyita Sariza

    Puisi-puisi Tiara Nursyita Sariza

    Di Cangkang Pesakitan   Aku adalah kesakitan Dipandang cantik karena kesakitan itu sendiri Berpeluk malam Ombak menghantam geladak kapal Di bawah sini–dalam lambung sang laut aku bersemedi Dan orang-orang berasumsi– sakitku adalah keindahan yang harus di selami Dalam gelap nan sepi Samudra tetaplah samudra Berjuang sendiri– perih melahirkan kesakitan Kandunganku adalah kesia-siaan Namun berharga dalam…

  • Puisi-puisi Lismomon Nata

    Puisi-puisi Lismomon Nata

    Datang dan Pergi   Apa yang kita harapkan dari suatu kedatangan? Bila tidak kepergian Meskipun ia berangkat perlahan, pelan Seperti halnya matahari yang turun ke peraduannya kala senja Warnanya rupa-rupa, kadang biru, ada jingga, ada juga berpadu kelabu, gelap redup dan terang   Demikian juga dengan rasa hati bukan? Apabila ada yang datang atau bila…

  • Puisi-puisi Ragdi F. Daye

    Puisi-puisi Ragdi F. Daye

    Kapal Cepat Mentawai   Hatiku tertawan di lebat rambutmu Belantara purba aroma damar, ubi, sagu, dan gendut babi   Aku setengah mengigau memanggil lautmu yang meninabobokanku melambungkan ke puncak khayali   Mengaburkan arah pulang Dermaga tua penuh ikan mati Topi yang jatuh ke air kumuh Sobekan peta kota tercinta   Tai ka baga koat* Kautoreh…

  • Puisi-puisi Alex Gunawan

    Puisi-puisi Alex Gunawan

    Keadilan   Gelap gulita di pagi buta Menyadarkanku dari tidur panjang yang penuh lelah Hingar bingar keadilan, Hirap ditelan masa   Mata yang berkilau indah Melipur menjadi buta Walaupun hanya sebelah Namun, luka membekas sangat lama   Nahas Hukum yang kausebut rodra Kini sebuah hal yang jenaka Kau tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas…

  • Puisi-puisi Reno Wulan Sari

    Puisi-puisi Reno Wulan Sari

    Kaba dari Laut   Seketika turun dari langit, berberita Limbubu bernama angin, berjarak seperempat depa dari tanah perkuburan Tempat ia memakamkan hikayatnya Sebab tak pandai lagi mengangkat tiang layar! Ia takut terbawa arus. Ia cemas disapa hantu laut Setelah pisaunya dilarikan bocah yang bermain layangan Terkutuk! Teriaknya Berabad kemudian, Bocah lain menunggu angin. Limbubu bernama…

  • Puisi-Puisi Tiara Nursyita Sariza

    SANSAIKU COVID-mu (1)   Di sudut kota tanpa pembatas Seorang lelaki nyalang di mata, namun resah di dada Cerutu adalah teman setia pada jemarinya yang kesepian Dan rupiah adalah racun yang harus ditawar   Di seberang jalan mobil sikijang Tak ubah hiasan di tepi aspal Patung berjemur Lintang sumatra panggilan nyawa Kapan sansai ini perginya?…