Diberhentikan jadi Ketua DPRD Bukittinggi, Herman Sofyan : Biarlah Jadi Masalah Pribadi Saya dengan Partai

Bukittinggi, Scientia – Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Herman Sofyan mengaku belum menerima secara resmi Surat Keputusan (SK) Nomor : 05-0065/ kpts/ DPP – GERINDRA/ 2021 tentang posisinya yang bakal digantikan Beny Yusrial.

“Kabarnya saya sudah dengar, tapi, secara resmi SK tersebut belum saya terima dari Sekretaris Dewan (Sekwan),” ujar Herman kepada Scientia di Bukittinggi, Minggu (25/7/2021).

Ia menilai, meskipun hal tersebut benar (Posisi Ketua DPRD Bukittinggi bakal digantikan Benny-red) dan jika melalui prosedur yang sah, dirinya akan menerima.

Herman mengaku, dia merupakan loyalis Ketua DPP Gerindra, Prabowo Subianto sejak puluhan tahun silam.

“Sejak puluhan tahun silam tepatnya 1987, saya sudah loyalis Bapak Prabowo. Jadi, situasi apapun, saya selalu menjaga marwah pribadi beliau termasuk marwah partai,” terangnya.

Terkait adanya kabar bahwa kedudukan dirinya selaku ketua DPRD Bukittinggi bakal digantikan, kata Herman, itu adalah masalah internal partai (Gerindra).

“Semua persoalan tersebut, biarlah menjadi urusan pribadi saya dengan partai,” ucapnya seraya mengingatkan, kepada semua kader Gerindra Bukittinggi agar tetap tenang seperti biasanya dan tanpa harus ada gejolak.

Sebelumnya, Sekretaris DPC Gerindra Kota Bukittinggi, Reki Afrino mengungkapkan, posisi Herman Sofyan bakal digantikan Beny Yusrial terhitung sejak tanggal 31 Mei 2021.

“Mekanisme penggantian ketua DPRD Bukittinggi itu sudah sesuai prosedur dan berlaku sejak SK diterbitkan,” sebutnya.

Ditambahkan Reki, SK penggantian juga ditandatangani Ketua DPP Gerindra, Prabowo Subianto dan sudah diberikan langsung kepada Sekwan, Novendri di ruang kantornya di gedung DPRD Bukittinggi, Jumat (23/7) siang. (aef)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *