Didatangi DPRD Pasbar, Petani Sawit Kinali Tuntut Keadilan

Puluhan Petani berdialog bersama Anggota DPRD Pasaman Barat mengadukan nasib atas terjadinya perusakan tanaman petani.

Pasbar, Scientia – Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasaman Barat (Pasbar) beserta jajaran Komisi I tinjau lahan perkebunan petani setempat.

Kunjungan itu terkait terjadinya komflik antara masyarakat dan pihak Sawit Mandiangan Langgam Kinali Sejahtera
(KS-MLKS), yang berujung ada dugaan perusakan terhadap tanaman petani.

“Benar, kita mengunjungi lahan perkebunan petani di kinali. Kunjungan itu terkait dengan adanya persoalan konflik antara pihak masyarakat dan koperasi sawit MLKS,” sebut Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Hendra Yama, Rabu (11/8/2021).

Hendra berharap masyarakat bersabar dan menahan diri kita di DPRD akan menyelesaikan permasalahan ini sesuai kewenangan, salah satunya dengan memanggil pihak terkait.

“Harap bersabar dan menahan diri kita akan pangil seluruh pihak untuk mencari penyelesaian dan tentu itu sesuai dengan kewenagan yang kami miliki selaku wakil rakyat”, himbau Hendra Yama kepada kedua belah pihak.

Sebelumnya petani meminta kepada aparat penegak hukum dan DPRD Pasbar memberikan keadilan kepada mereka terkait perusakan puluhan tanaman kelapa sawit petani mengunakan alat berat yang dilakukan oleh KS-MLKS.

Sementara itu Misnardi perwakilan petani mengatakan perusakan tersebut sangat merugikan petani dan melanggar hukum. Sebab katanya, tanaman kelapa sawit dan tanaman lainnya, mereka tanam di tanah ulayat mereka sendiri. Bahkan sebagian besar tanah tersebut sudah diusahakan dan dibukan oleh petani sebelum KS-MLKS berdiri.

“Sudah puluhan tahun tanah itu kami garap tapi hari ini, tanaman kami dirusak oleh KS-MLKS mengunakan alat berat, kami minta keadilan”, katanya

Misnardi menambahkan eksekusi dan pengusiran hanya bisa dilakukan oleh pemilik ulayat atau keputusan dari pengadilan. “Namun kenyataan tampa ada dua hal itu tanaman kami dirusak dan direncanakan di lapangan ratusan hektare lahan masyarkat akan digusur KS-MLKS untuk perluasan lahan,” sebutnya. (Idn)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *