Dinsos Bukittinggi Evakuasi Seroang Lansia di Pakan Kurai, Kondisinya Bikin Pilu!

Dinsos Bukittinggi saat mengevakuasi seroang lansia di Pakan Kurai.

Bukittinggi, Scientia – Walikota Bukittinggi, Erman Safar instruksikan Dinas Sosial agar segera menindaklanjuti laporan terkait seorang lansia terlantar di wilayah Pakan Kurai pada Senin lalu (29/11/2021).

Berdasarkan instruksi tersebut, Kadis Sosial Bukittinggi, Linda Faroza langsung mendatangi lokasi bersama jajaran terkait. Saat ditemui, kata dia, lansia itu tampak kesulitan bicara dan dalam kondisi sangat lemah.

“Meski kondisi lansia begitu, dari bersangkutan didapat secarik kertas Surat Keterangan Domisili yang sudah rapuh. Namun masih dapat dibaca informasinya,” ujar Linda.

“Lansia laki-laki tersebut berinisial AM dan lahir pada 1949, sehingga diketahui usianya berkisar 72 tahun,” jelasnya.

Kata dia, kondisi lansia itu lemah dan belum makan 2 hari. Selanjutnya pria lansia dibantu dan dibawa ke RSUD Bukittinggi.

“Tindakan tersebut, bagian dari tanggung jawab kita,” ucapnya.

Tidak lama kemudian setelah menghubungi RSUD, lanjut Linda,
datang ambulan dan tim perawat menjemput lansia tersebut.

Disaat diperiksa dan ditangani di RSUD, Dnsos menelusuri keluarga dan tempat tinggal lansia.

“Kita gunakan informasi yang ada menelusuri di grup jejaring komunikasi Pilar Sosial se Sumbar dan Nasional. Alhamdulillah ditemukan Bapak AM berasal dari Kabupaten Padang Pariaman,“ terangnya.

Ditambahkan Linda, saat ini Dinsos Bukittinggi telah memenuhi kebutuhan lansia tersebut. Selain pengobatan, juga diberikan bantuan dasar sederhana berupa selimut, handuk, pakaian dan lainnya.

“Lansia dalam perawatan, kini pihak keluarga tengah menuju ke RSUD Bukittinggi,” imbuhnya.

Sementara, Wako Erman saat dimintai tanggapannya, Selasa (30/11/2021), dia mengapresiasi atas respon cepat Kadinsos beserta jajaran.

Selain itu, Wako juga minta agar Dinsos menuntaskan pendampingan yang diperlukan.

“Dinas Sosial menjadi garda terdepan untuk penanganan masalah sosial yang ada di Bukittinggi. Termasuk Lansia yang tersasar dan terlantar wajib kita berikan bantuan,” tegasnya. (aef)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *