
Bukittinggi, Scientia – Posisi Ketua DPRD Bukittinggi yang dijabat Herman Sofyan bakal digantikan Beny Yusrial. Hal tersebut dibenarkan sekretaris DPC Gerindra Kota Bukittinggi, Reki Afrino kepada Scientia, Sabtu (24/7).
“Penggantian Herman Sofyan terhitung sejak tanggal 31 Mei 2021. Dan prosesnya sudah sesuai prosedur sejak Surat Keputusan (SK) penggantian itu diterbitkan,” jelas Reki.
Ia mengungkapkan, pemberhentian Herman Sofyan kemudian digantikan Beny, diperkuat berdasarkan SK : 05-0065/ kpts/ DPP – GERINDRA/2021 dan ditandatangani langsung ketua DPP partai tersebut yakni Prabowo Subianto.
“SK yang ditandatangani Bapak Prabowo itu sudah kami berikan kemarin kepada Sekretaris Dewan, Novendri, di ruang kerjanya di kantor DPRD kemarin,” terangnya.
Terpisah, Ketua DPC Gerindra Bukittinggi, Erman Safar menjelaskan, pada prinsipnya seluruh kader Gerindra yang duduk sebagai anggota legislatif di DPRD Bukittinggi merupakan kader-kader terbaik. Hal itu, lanjut Erman, tentunya untuk mengamankan kebijakan-kebijakan, agar situasi semakin lebih baik dari sebelumnya.
Erman yang juga Wali Kota Bukittinggi itu menjelaskan, pihaknya merasa perlu melakukan perombakan-perombakan dan hasilnya diusulkan ke DPP.
“Terkait pergantian Herman Sofyan sebagai ketua DPRD yang lama, kembali menjadi anggota DPRD. Kemudian, Beny Yusrial, sebelumnya ketua Fraksi Partai Gerindra, menjabat sebagai Ketua DPRD yang baru dan posisi Beny yang ditinggalkan digantikan Muhammad Angga Al Farici,” jelasnya.
“Penggantian kader Geridra yang duduk di legislatif tersebut tidak lain merupakan penguatan pelayanan kepada masyarakat agar lebih optimal,” sambungnya.
Ditambahkan Erman, SK pemberhentian yang telah diantarkan ke Sekretaris Dewan, selanjutnya diteruskan kepada Asisten Pemerintahan guna dibuatkan semacam tindak lanjut ke provinsi.
“Kemudian di provinsi disetujui penggantian tersebut dan nantinya akan dipersiapkan pelantikan Ketua DPRD yang baru. Apakah pelantikan dilaksanakan di provinsi atau di Bukittinggi,” katanya. (aef)

Tinggalkan Balasan