Dharmasraya, Scientia – Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya luncurkan program inovasi Gerakan Nagari Bersih Sehat Teduh dan Indah (Genarsih Sehati). Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dampak sampah, sebab sampah merupakan persoalan Nasional untuk itu perlu kita edukasi masyarakat.
Untuk penanganan sampah ini diperkuat juga dari Pemerintahan Daerah Kabupaten Dharmasraya dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 188.55/183/SE/DLH-2022 tentang Peran Pemerintah Nagari Dalam Pengolahan Sampah.
“Kita mendorong Pemerintahan Nagari untuk mengurangi volume sampah dan memanfaatkan limbah sampah sebagai nilai ekonomis maupun sebagai sumber energi,” ujar Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sillaturahim di Aula Lantai II Kantor Bupati. Senin (18/7)
Ditambahkannya, dari hal ini kita tentu harus sampaikan juga bagaimana masyarakat meminimalisir pembakaran sampah serta mempersiapkan sarana dan prasarana sampah. Mulai dari pemilahan, penampung pengumpulan, pengolahan dan pengangkutan ke TPA.
Menurutnya, untuk mencapai ini, maka kita membuat komitmen bersama melalui peraturan nagari yang memuat aturan pengolahan sampah, potensi retribusi hingga memberikan penghargaan dan sanksi.
“Ini bisa dilaksanakan oleh nagari dari anggaran dana desa, dana CSR, dan pembentukan bank sampah nagari,” tegasnya. (tnl)

Tinggalkan Balasan