FIKOM UBHARA JAYA Adakan Pelatihan Audiovisual bagi Masyarakat Kampung Bali

Bekasi, Scientia-Dosen dan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (FIKOM UBHARA JAYA) menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kampung Bali Bekasi pada bulan Juni hingga Juli 2023. Dalam kegiatan ini, dosen dan mahasiswa FIKOM UBHARA JAYA melakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan audio visual dalam pelestarian budaya lokal dan pengembangan destinasi wisata budaya di Kampung Bali Bekasi.

Kegiatan PkM ini dilakukan oleh 5 orang, yang terdiri dari seorang ketua, yakni Yudhistira Ardi Poetra, M.I.Kom., dan 4 orang anggota yang terdiri dari 2 orang dosen, Nurul Fauziah, S.Sos., M.I.Kom dan Fina Zahra, S.Sn., M.A., serta 2 orang mahasiswa, Sakha Putri Andhina dan Suci Rahmadhania. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan tim dokumentasi yang juga merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Jennifer Jacklin Sigarlaki dan Muhammad Alvim Binahar serta didampingi oleh Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Bali Bekasi, I Wayan Agus Sumarjaya dan Ketua RT. 011, Harapan Jaya, Puji Lestari dan dipandu oleh Iyad Aufajar Winanto sebagai Master of Ceremony.

Kegiatan pertama dilakukan pada 27 Juni 2023 dengan 16 remaja yang tinggal di Kampung Bali Bekasi. Mereka mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan media audiovisual selama kurang lebih dua minggu. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah kemampuan remaja Kampung Bali Bekasi dalam pembuatan media audiovisual dengan bagus, baik berupa bentuk dari media audiovisual yang dipilih seperti TikTok dan Instagram, maupun isi dari konten yang terdapat pada media audiovisual tersebut.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan sesi paparan pertama yang disampaikan oleh Yudhistira Ardi Poetra. Dalam sambutannya, Yudhistira mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang di antaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Pada kesempatan tersebut, pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh dosen dan mahasiswa khusus untuk generasi muda di Kampung Bali Bekasi. Kegiatan ini bertujuan agar generasi muda memanfaatkan media sosial ataupun media digital untuk lebih melestarikan budaya dan mengembangkan potensi wisata budaya yang ada di Kampung Bali Bekasi.

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ini juga menyampaikan mengenai potensi yang ada di Kampung Bali Bekasi seperti dari arsitektur rumah dan ragam seni budaya yang ada di Kampung Bali Bekasi sangat menarik untuk dikembangkan lagi. Dengan melihat potensi tersebut, harapannya adalah Kampung Bali Bekasi dapat menjangkau wisatawan lebih luas lagi.

Fina Zahra, S.Sn., M.A., dosen Fakultas Ilmu Komunikasi, dan juga anggota PkM menyampaikan paparan kedua dengan materi terkait pemanfaatan media baru dalam melestarikan budaya lokal di Kampung Bali Bekasi. Fina memandang bahwa potensi yang ada di dalam Kampung Bali Bekasi ini sangat besar, hanya saja bagaimana potensi ini dikemas dalam media baru. Masing-masing remaja ini bisa menggali potensi dirinya sehingga nanti tahu bagaimana cara memanfaatkan media baru sebagai media promosi Kampung Bali Bekasi.

Pada sesi pemaparan topik yang ketiga, Suci Rahmadhania, anggota tim PkM membagikan bagaimana pengalaman ia menjadi seorang influencer yang bisa memanfaatkan media sosial. Suci membagikan tips dan trik untuk membuat konten konten audiovisual yang menarik. Suci menjelaskan perbedaan konten dan sistem konten kepada remaja Kampung Bali Bekasi agar mereka paham bagaimana sistem kerja konten dalam media sosial. Ia juga berharap remaja Kampung Bali Bekasi dapat lebih aktif membuat konten mengenai Kampung Bali Bekasi dan mengembangkan kontennya menjadi lebih baik lagi.

Pasca pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2023, tim PkM melakukan pendampingan pembuatan audiovisual selama dua minggu yang kemudian pada tanggal 8 Juli 2023 hasil dari audiovisual tersebut ditayangkan dan diulas bersama-sama kelebihan dan kekurangannya. Setiap konten yang telah dibuat oleh remaja Kampung Bali Bekasi ini diputar satu per satu dan setelahnya didiskusikan bersama-sama agar mereka dapat memahami bagaimana contoh konten yang baik dan menarik sehingga mampu meningkatkan potensi konten yang dibuat disukai oleh khalayak ramai.

Melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan audio visual dalam pelestarian budaya lokal dan pengembangan destinasi wisata budaya di Kampung Bali Bekasi ini, besar harapan kegiatan ini memiliki dampak positif bagi generasi penerus, khususnya remaja Kampung Bali Bekasi. Selain itu, tim PkM FIKOM UBHARA JAYA juga berharap agar kegiatan ini dapat berkelanjutan dan tidak berhenti sampai di situ saja. Pasca kegiatan ini, tim dari kegiatan ini juga selalu menantikan karya-karya besar yang dibuat oleh remaja Kampung Bali Bekasi sebagai bentuk bagaimana mereka terus melestarikan budaya Bali yang ada di sana dan meningkatkan pendapatan dari kampung wisata tersebut. (ard)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *