DPRD Bengkulu Studi Tiru ke KPID Sumbar terkait Pelaksanaan ASO

Padang, Scientia – Ketua KPID Sumatera Barat, Rahmadi Sutrisno menyebutkan 3 dari 15 TV lokal yang ada, telah beralih ke siaraan digital. Hal itu disampaikan saat menerima studi tiru DPRD Bengkulu ke KPID Sumbar.

“Sejak berakhirnya Analog Switch Off (ASO) di Indonesia, untuk Sumatera Barat hanya ada 3 Lembaga yang telah bersiaran digital dari 15 Televisi Lokal,” ujar Ketua KPID Sumbar, Rahmadi Sutrisno. Rabu, (16/11)

Sutrisno mengatakan, saat ini KPID tengah mempersiapkan pelaksanaan siaran digital di Sumbar. KPID telah melakukan beberapa tahapan, di antaranya monitoring pada tahap ASO 1.

“Setelah itu, pada tahap akhir kita lakukan audiensi dengan pemenang MUX di Sumbar, yaitu Metro TV, ANTV, dan TVRI Sumbar,” katanya.

Dilihat dari kesiapan pemenang MUX pada pendistribusian Set Top Box (STB) di Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik. Namun seringkali terkendala dengan instalasi dari Set Top Box ke rumah warga dan tekendala Administrasi data yang diberikan Dinas Sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Di Sumatera Barat ada 5 titik blank spot yang tidak terdampak ASO yaitu Mentawai, Solok Selatan, Dhamasraya, Pasaman dan Pasaman Barat,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Komisi 1 DPRD Bengkulu, Supardi menurutnya KPID Sumbar sudah sangat baik dalam pengelolaan anggaran. Begitupun dengan support pemerintah serta peran aktif untuk selalu bersinergi bersama.(*)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *