DPRD Sampaikan Rekomendasi Terhadap LKPj 2020 Pemko Padang
Suasana Rapat Paripurna Penyamapaian Pendapat Akhir Fraksi – Fraksi dan Penyampaian rekomendasi DPRD Kota Padang terhadap LKPJ tahun 2020. [foto : ist]Padang, Scientia – DPRD Kota Padang sampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun 2020 daerah setempat. Rekomendasi itu didapatkan melalui pembahasan Panitia Khusus dan pandangan akhir fraksi. Senin, (12/4).
Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Padang terhadap LKPJ tahun 2020 Oleh Wakil DPRD Kota Padang, Amril Amin. [foto : ist]Terdapat 10 rekomendasi yang diberikan yaitu :
Realisasi pelaksanaan program dan kegiatan berupa data yang diberikan dalam LKPJ Wali Kota Padang akhir tahun 2020 sangat dibutuhkan oleh DPRD Kota Padang dalam rangka memberikan pemulihan kinerja organisasi pejabat daerah.
Diharapkan Wali Kota Padang terus menerus melakukan peningkatan pelayanan dibidang pendidikan, kesehatan, dan kependudukan. Menciptakan kesempatan bekerja pada badan usaha yang kondusif serta menggulirkan program-program yang inovatif dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19.
Disarankan semua SKPD dan OPD yang menghasilkan PAD membuat kajian potensi, pajak dan retribusi daerah sesuai dengan kondisi sebenarnya. Sehingga dapat dipungut 100 persen dan tidak ada lagi seolah-olah target dimaksud adalah pemaksaan.
Pemerintah Kota Padang perlu memperhatikan meningkatkan kualitas SDM penjabat lingkungan pemerintah. Agar pelaksanaan program sesuai dengan tuntutan dan aturan yang berlaku. Serta peningkatan kinerja salam pelayanan masyarakat secara optimal.
Wali Kota Padang perlu melakukan Kajian khusus terhadap pengadaan gedung, mall, pelayanan publik, dinas kependudukan dan catatan sipil, dan kantor perpustakaan dan kearsipan yang layak. Karena berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Padang kedepannya perlu mempertimbangkan agar orang yang di angkat menjadi kepala SKPD adalah orang yang mampu mengait bantuan dana dari pusat.
Terkait dengan tingkatan pertumbuhan ekonomi Kota Padang yang saat ini sudah berada di angka minus. Resiko ekonomi sosial akibat Covid-19 sudah mulai terasa nyata ditengah masyarakat di tandai dengan meningkatnya angka pengangguran, perceraian dan kriminal. Kepada Wali Kota Padang diharapkan memperhatikan hal ini secara sesakma agar mencari jalan keluarnya.
Pokir potensinya luar biasa dari PAD memerlukan kajian yang mendasar, namun sampai hari ini belum memberikan kontribusi sebagaimana yang diharapkan, dan
DPRD Kota Padang telah sepakat mengutamakan refocussing anggaran tahun 2020 sehingga berdampak terhadap pembangunan fisik yang mengalami penundaan pelaksanaan. Oleh karena itu pemerintah kota padang harus cepat melakukan tender secara dini.
Bagian pengadaan barang dan jasa sebagai pemegang kuasa terhadap lelang, sampai sekarang belum melakukan proses tender secara profesional dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.
Penyerahan Rekomendasi DPRD kepada Wali Kota Padang. [foto :ist]Rapat paripurna yang dilangsungkan di Ruang Sidang utama Kantor DPRD Padang ini dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani dengan diikuti para Wakil Ketua DPRD Amril Amin, Arnedi Yarmen dan Ilham Maulana. Juga hadir unsur Forkopimda serta stakeholder terkait dan sejumlah pimpinan OPD di lingkup Pemko Padang.
Penyerahan Rekomendasi DPRD Kota Padang terhadap LKPJ tahun 2020, oleh Wakil DPRD Kota Padang kepada Ketua DPRD Kota Padang. [foto : ist]Sebagaimana diketahui, rapat paripurna kali ini sehubungan dengan tindak lanjut penyampaian nota LKPJ Wali Kota Padang pada 15 Maret 2021 lalu. Kemudian setelah itu dilanjutkan rapat fraksi dan pembahasan dengan SKPD terkait. Berakhir pada penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dan penyampaian rekomendasi DPRD Kota Padang terhadap LKPJ tahun 2020. (Adv/CLo)
Dokumentasi Kegiatan
Penyerahan pembahasan pansus tentang LKPJ tahun 2020. [foto : ist]
Tinggalkan Balasan