
Dharmasraya, Scientia – Sebanyak dua nagari (desa) di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dilanda banjir, akibat tingginya instensitas hujan di daerah tersebut.
Dua nagari yang dilanda bencana banjir itu, yakni Nagari Koto Tinggi dan Nagari Ranah Palabi, Kecamatan Timpeh. Bahkan beberapa titik banjir, ketinggian air melebihi 1 meter, dan sejumlah warga terpaksa dievakuasi.
“Banjir terjadi sejak pukul 04.00 WIB hingga kini, dan belum diketahui total jiwa yang terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Dharmasraya, Eldison pada Jumat, (10/3).
Dia menyebut, pihaknya dari BPBD Dharnasraya tengah mendata dan melakukan evakuasi. Pasalnya ada dua titik yang terparah, dengan ketinggian air mencapai sedada orang dewasa.
Selain itu, Eldison mengaku belum mengetahui total rumah yang terdampak. Hal ini lantaran BPBD setempat bersama pihak terkait masih fokus untuk melakukan evakuasi warga terdampak.
Kendati demikian, pihaknya bakal mendata rumah dan bangunan lainnya yang terdampak. Pasalnya, selain rumah warga banjir juga menggenangi fasilitas umum, seperti sekolah dan masjid.
“Banjir karena hujan cukup tinggi. Anak sekolah terpaksa diliburkan, karena sulit dan tidak bisa pergi ke sekolah. Ada SD, ada juga SMK” tutupnya.

Tinggalkan Balasan