![Foto Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono. [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2022/07/1650441615-web.jpg)
“Ada 4 Ekraf unggulan yang bakal kami ajukan ke Kemenparekraf,” tulis Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono saat dihubungi Scientia melalui Whatsapp.
Marhen juga menuliskan produk – produk sub sektor unggulan yang bakal diajukan. Pertama, sektor kuliner produnya ada kripik balado, sala dan lannya. Kedua untuk sektor fashion ada sulaman emas, batik sampan dan lainnya.
Kemudian, ketiga pada sektor seni pertunjukan, ada sanggar tari minang duo, darak badarak, dan sanggar lainnya. Keempat sektor kriya meliputi ruyung, miniatur tabuik dan lain-lain.
“Keempatnya itu kita usulkan, nanti dari tim idependen Kemenparekraf yang akan survey dan visitasi,” tulis Marhen.
Sementara itu, terkait waktu pengajuan usulan tersebut, belum ada balasan dari Marhen. (Ajo)
![Foto Kepala Dinas Periwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono. [foto : ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2022/07/1650441615-web.jpg)
Tinggalkan Balasan