
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang turut hadir mengatakan, di masa pandemi tidak banyak yang bisa menggelar promosi pariwisata seperti ini. Selain itu, festival ini sekaligus sebagai ajang mencoba kemampuan atlet paralayang menjelang PON ke-XX di Papua.
“Saya harap target dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar yaitu 2 emas dari cabang olahraga paralayang dan 2 emas dari gantole bisa tercapai,” harap Audy, Minggu (13/6).
Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi anggota DPRD Sumbar, Muhayatul yang mengarahkan anggaran pokok pikiran pada penyelenggaraan festival ini.
Sementara itu, Muhayatul mengungkapkan Festival Pesona Langkisau menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan pesona Pesisir Selatan ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Kita berharap melalui kegiatan ini keindahan Pesisir Selatan bisa makin dikenal secara luas dan ujungnya banyak wisatawan yang datang setelah pandemi berakhir,” ujarnya.
Salah seorang atlet yang berlaga ajang tersebut, Kandris, mengatakan kegiatan itu seperti mata air di tengah sangat kurangnya kompetisi paralayang di Sumbar sejak setahun terakhir, padahal PON XX Papua sudah di depan mata.
“Latihan tanpa kompetisi tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Karena itu, festival ini benar-benar bisa menjadi ancang-ancang untuk PON Papua,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan