
Padang, Scientia – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti respon gerakan golput Dusun Geruguk Pilkada Kapuas Hulu kemarin. Seluruh warga dusun tidak menyalurkan hak pilihnya lantaran tempat tinggal mereka belum dialiri listrik. Karena itu, LaNyalla minta ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama Pemkab Kapuas Hulu.
“Kejadian warga satu kampung golput sebagai bentuk protes karena dusunnya belum dialiri listrik merupakan sebuah ironi yang harus jadi perhatian kita bersama,” ujar LaNyalla, Jumat (11/12).
LaNyalla menyebut kejadian golput di Kapuas Hulu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah. Ia meminta pemerintah segera memprioritaskan pembangunan infrastruktur listrik untuk warga Dusun Geruguk. LaNyalla berharap agar warga tidak kesulitan lagi karena tempat tinggalnya belum dialiri listrik.
“Listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga aksi protes yang dilakukan warga sangat wajar karena di era modern seperti ini, masih ada yang rumahnya belum mendapat aliran listrik,” tuturnya.
Peristiwa satu kampung golput tersebut terjadi di Dusun Geruguk Desa Kumang Jaya, Kecamatan Empanang. KPU menyebut hanya 11 orang yang menyalurkan hak pilih di TPS Dusun Geruguk, itu pun hanya petugas TPS di daerah tersebut. Warga Dusun Geruguk memilih golput sebagai bentuk protes.
“Bupati terpilih harus sensitif dan cepat tanggap terhadap warga. Apalagi masalah listrik merupakan hal penting dalam kehidupan,” tutupnya.(pzv/rls)

Tinggalkan Balasan