
Asahan, Scientia – Gubernur Sumatra Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi beserta rombongan kunjungi Kabupaten Asahan, Jumat (5/8). Gubernur meninjauan PT Hijau Surya Biotechindo yang merupakan salah satu PT pengembangbiakan bibit pisang barangan dan kepok di Sumatera Utara.
Selain itu, ia juga terus menyosialisasikan pencegahan Covid-19 di masyarakat, termasuk di Kabupaten Asahan.
Gubernur meminta Pemkab Asahan mendukung PT Hijau Surya Biotechindo dalam pembibitan pisang barangan dan kepok ini. Ia berharap PT Hijau Surya Biotechindo dapat berkerja sama dengan pemerintah dalam mengembangkan pembibitan ini, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat Sumatra Utara, khususnya masyarakat Kabupaten Asahan.
Selanjutnya usai meninjau PT Hijau Surya Biotechindo, gubernur beserta rombongan menuju pendopo rumah dinas Bupati Asahan.
Dalam arahannya, ia mengatakan, Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten unggulan di Sumatra Utara.
“Kabupaten Asahan dapat menjanjikan kesejahteraan rakyat. Sehingga Kabupaten Asahan mempercepat Sumatra Utara bermartabat, karena Kabupaten Asahan memiliki potensi yang besar,” ujar gubernur.
Menurutnya, keberhasilan Pemkab Asahan terletak pada kepala desa/ lurah. Oleh karena itu, diharapkan kepada kepala desa/ lurah dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakatnya.
“Dalam membangun desa, kepala desa diharapkan menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya, sehingga masyarakat desa dapat hidup dengan makmur,” harapnya.
Gubernur juga meminta kepada kepala desa dapat menggali potensi yang ada di desanya. Sehingga dapat bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat desa.
“Kami selaku Pemerintah Provinsi Sumatra Utara akan mendukung serta mengembangkan potensi desa tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Asahan, Surya, dalam laporannya menyampaikan, Kabupaten Asahan saat ini berada pada PPKM level 3. Update data sejak 1 Maret sampai dengan 5 Agustus 2021 sebaran covid-19 di Kabupaten Asahan, terkonfirmasi 1900 orang, dirawat 206 orang, sembuh 1538 orang dan meninggal dunia 156 orang.
“Data vaksin Covid-19, Kabupaten Asahan telah menerima dosis tahap I sebanyak 43.912 orang atau sebanyak 39,5 persen,” ucap bupati.
Selanjutnya dikatakan, untuk dosis tahap II yang telah menerima sebanyak 26.960 orang atau sekitar 24,2 persen, dengan total sasaran berjumlah 111.030 orang. Vaksin diberikan kepada tenaga kesehatan 2.155 orang, lansia 64.773 orang, guru 13.760 orang, TNI 738 orang, Polri 712 orang dan masyarakat lainnya 28.892 orang.
Selain dari total sasaran target nasional tambahan vaksin diberikan kepada masyarakat umum usia 18-49 tahun dan masyarakat rentan usia 50-59 tahun untuk dosis I sebanyak 4651 orang dan dosis II sebanyak 1013 orang.
“Kami tetap berupaya dalam pencegahan dengan terus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi Prokes. Selain itu dengan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat kelurahan dan desa agar penyebaran Covid-19 dapat diatasi,” tutup bupati. (Hans)

Tinggalkan Balasan