Ini Sederet Pesan Presiden Jokowi di Lustrum ke -13 Unand

Padang, Scientia – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menaruh harapan agar Universitas Andalas (Unand) bisa mengambil peran signifikan untuk mewujudkan Indonesia Maju.

“Universitas Andalas adalah perguruan tinggi negeri pertama yang didirikan di Pulau Sumatera yang merepresentasikan harapan kemajuan bangsa sebagaimana di perjuangkan oleh salah seorang proklamator Bung Hatta,” katanya saat memberikan sambutan peringatan Dies Natalis ke-65 dan Lustrum ke-13 Unand Padang secara daring, Senin (13/9/2021).

Presiden berharap Unand bisa eksis dalam upaya meningkatkan kecerdasan bangsa dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan

Presiden melihat Unand sudah memiliki pondasi dan visi yang kuat dan berharap bisa melompat lebih tinggi serta mengambil peran signifikan dalam merespon disrupsi besar-besaran yang sedang terjadi.

“Unand harus jadi penggerak kolaborasi menuju Indonesia maju,” kata dia.

Pada saat ini Unand dituntut mengembangkan ekosistem pembelajaran yang adaptif dan inovatif. Termasuk juga memperkuat riset dan inovasi berkelanjutan dan memberi solusi pada persoalan bangsa.

Ia juga berharap Unand jadi pusat pengembangan SDM unggul dan memberi ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan talenta.

Sementara itu di Kampus Limau Manis, Rektor Unand Prof Yuliandri mengatakan,
dengan telah ditetapkannya Unand sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), kampus tersebut
akan fokus mewujudkan visi menjadi universitas terkemuka dan bermartabat.

“Pada periode 2020-2024 kami akan fokus mewujudkan target peringkat <700 QS world university rangking, akreditasi internasional 15 persen dan atmosfer riset dan inovasi yang baik,” ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini Unand memiliki 126 program studi dan 91 persen terakreditasi A dan B versi BAN-PT dan LAM-PTKES, serta internasional yang terdiri atas 13 level doktor, 43 level magister, 47 level sarjana, 4 level Diploma III, 12 spesialis, dan 7 profesi.

Jumlah mahasiswa aktif saat ini sebanyak 32.451 orang dengan penyebaran 3.799 orang di program Diploma III, 24.833 orang di program sarjana atau 84 persen, 842 orang di program profesi 415 orang di program Sp-1 , 2.082 orang di program magister dan 413 orang di program doktor, serta 105 orang mahasiswa asing yang berasal dari 16 negara. (bos)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *