KAHMI Dharmasraya Tanggapi Soal NII di Sumbar

Sekretaris KAHMI Dharmasraya Rifdal Fadli.

Dharmasraya, Scientia – Sekretaris KAHMI Dharmasraya Rifdal Fadli menanggapi kabar yang beredar soal 1.125 NII di Sumatera Barat.

Ia mempertanyakan data tersebut dan menyebut kabar ini terlalu minim argumentasi. Iaa meminta kepada pihak terkait juga membeberkan barang bukti.

“Apalagi soal nama 883 orang yang ingin mendirikan NII di Dharmasraya, masyarakat jadi bertanya-tanya dari mana data 883 orang itu,” katanya, Kamis (21/04).

Ia khawatir kabar ini hanya akan membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat. Terlebih, kabar ini datang mendadak.

“Tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba muncul, langsung juga ada penangkapan oleh Densus 88,” katanya bercerita.

Secara pribadi, ia sudah menemukan dampak dari kabar ini, kata Rifdal sudah ada masyarakat yang mengubah penampilannya karena takut dianggap NII.

“Saya berjumpa dengan beberapa masyarakat. Biasanya berjengot sekarang jengotnya dia cukur. Biasa berpakaian khas Arab, sekarang sudah berubah penampilan,” katanya.

Ia berharap pihak kepisian memberikan data detail dan mengedukasi masyarakat soal NII.

“Soal NII tidak identik jenggot dan lain sebagainya,” katanya. (tnl)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *