Padang, SCIENTIA – KBIH Masjid Agung Nurul Iman membuka pelatihan manasik untuk menyiapkan calon jamaah haji 2023.
“Insya Allah, 23 Oktober 2022 hari Ahad, manasik haji kita laksanakan,” ujar Buya Manaon Lubis selaku Ketua KBIH Masjid Agung Nurul Iman, Senin (26/9-2022).
Buya Manaon Lubis mengatakan untuk tertibnya manasik haji itu, mulai Senin kemarin pihaknya mulai membuka pendaftaran.
“Pendaftaran peserta manasik haji di buka mulai pekan keempat September 2022,” ujar Buya Manaon Lubis.
Ust H Mulyadi Muslim mengajak peserta yang berminat untuk segera mendaftarkan diri.
“Pembukaan pendaftaran setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB di sekretariat KBIH,” ujar Ust Mulyadi Muslim.
Bahkan untuk memudahkan calon peserta manasik, kata Mulyadi Muslim cukup menghubungi pihak sekretariat, di nomor Hp 081267708708 (Mus) atau 082171825991 (Ali Amran).
Pelaksanaan manasik di masjid ini telah berlangsung setiap tahun, kecuali waktu covid kemaren.
“Tidak kurang dari dua ratus orang pertahun yang memilih pelatihan di KBIH Masjid Agung Nurul Iman,”ujar Ust H Mulyadi Muslim yang juga menjabat sebagai Sekum.
Kelebihan lain kata Ust Mulyadi Muslim, KBIH ini terletak di lokasi strategis yaitu di pusat kota Padang, akses mudah dari dan kemana saja.
“Sehingga itu bisa di jangkau dengan mudah dari semua arah. KBIH ini juga telah memiliki sarana pendukung manasik yang repsentatif dan dibimbing oleh instruktur yang sudah berpengalaman dan bersertifikat,” ujar Ust Mulyadi Muslim.
Instruktur manasik berpengalaman itu, seperti DR. H.Yufni Faisal, H Kasmidin, H. Asmini Mainan, H. Nasir Sikumbang dan lainnya.
“Selain itu, parkir masjid juga luas dan gratis,” ujar Ust Mulyadi.
Respons Jemaah di KBIH Masjid Agung Nurul Iman
Rita seorang yang penah menjadi jemaah manasik di KBIH ini mengaku puas.
“Pengalaman saya, Manasik di Masjid Agung Nurul Iman sangat memuaskan,” ujar Rita.
Menurut Rita yang manasik tahun lalu, mulai instruktur dan materi-materi yang didapatkan waktu pelatihan manasik sangat relevan dengan kebutuhan lapangan.
“Konsep kemandirian yang ditanamkan dalam pelatihan manasik, memberikan kemudahan dan kepercayaan diri jamaah dalam beribadah di Masjjidil Haram,” kata Rita (*)

Tinggalkan Balasan