
Padang Pariaman, Scientia – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar pelatihan produksi video pembelajaran bersama masyarakat desa.
Acara ini berlangsung di Nagari Sungai Gimba Ulakan dan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman selama 6 hari (7-12 November 2022).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program akademi desa untuk memproduksi dan mempromosikan potensi yang dimiliki desa atau nagari melalui video pembelajaran yang di buat oleh peserta kegiatan.
“Kita mencoba melihat potensi apa saja yang ada di nagari. Potensi itu di ditampilkan dan dikemas dalam bentuk video pembelajaran yang dibuat langsung oleh peserta,” ujar Pelatih Nasional, Hari Widi Utomo.
Kategori videonya meliputi bidang pariwisata, kebudayaan yang otentik, kuliner, falsafah, ekonomi, pemberdayaan, dan video lainnya yang bisa diangkat sebagai potensi di daerah setempat.
“Nanti video ini akan menjadi tolak ukur atau pun bahan bagi nagari untuk menentukan potensi mana yang akan digali dan dikembangkan sebagai projek pembangunan nagari serta bisa menjadi best practice bagi nagari lain dalam menggali potensinya,” ujar Hari.
Sementara itu, Wali Nagari Sungai Gimba Ulakan, Irman Tiardi mengatakan kegiatan ini sangat berdampak positif bagi masyarakat, generasi muda, PKK, dan Karang Taruna untuk memunculkan ikon-ikon potensi yang ada di nagari.
“Ikon-ikon ini yang nantinya akan menjadi ajang promosi dan pembelajaran bagi nagari-nagari lain di Kabupaten Padang Pariaman dalam pengembangan potensi nagari,” kata Irwan.
Dia berharap kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran bagi masyarakat desa untuk memiliki keahlian sebagai konten kreator di segala bidang.
“Semoga kegiatan ini mampu membangkitkan semangat masyarakat nagari untuk menggali dan mempublikasi potensi yang ada di nagari. Sehingga, menjadi wadah dalam pengembangan projek pembangunan nagari yang bersifat partisipatif,” harapnya. (Ajo)

Tinggalkan Balasan