Pemda Dharmasraya menunjukkan komitmennya dalam membantu ODGJ mendapatkan rehabilitasi dan pemulihan. [Foto: Ist]

Kisah Slamet Raharjo Penderita ODGJ di Dharmasraya, Intip Bagusnya Pelayanan Pemkab Bagi Penderita

Dharmasraya, Scientia.id – Kisah Slamet Raharjo, seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang ditemukan terlantar di pinggir jalan di Kecamatan Sungai Rumbai, menjadi bukti nyata peningkatan pelayanan Pemda Dharmasraya terhadap ODGJ.

Bekerja sama dengan berbagai pihak, Pemda Dharmasraya menunjukkan komitmennya dalam membantu ODGJ mendapatkan rehabilitasi dan pemulihan.

Penemuan dan Perawatan Awal

Pada tanggal 18 April 2024, laporan masyarakat tentang ODGJ yang tidur di pinggir jalan Sungai Baye, Nagari Sungai Rumbai, menggerakkan tim dari Kecamatan Sungai Rumbai.

Camat Sungai Rumbai, TKSK, Kapus Sungai Rumbai, dan Tim Nagari Sungai Rumbai langsung turun tangan untuk membantu Slamet Raharjo. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas Sungai Rumbai untuk mendapatkan pengobatan.

Proses Identifikasi dan Rehabilitasi

Agar Slamet Raharjo mendapatkan pengobatan medis yang tepat, perlu dilakukan perekaman identitas kependudukan. Identitasnya terungkap sebagai Slamet Raharjo, dengan wilayah kependudukan Kecamatan Sungai Rumbai.

Langkah selanjutnya adalah merujuk Slamet Raharjo ke RSUD Sungai Dareh untuk rawat inap selama kurang lebih 2 minggu. Setelah dinyatakan tenang oleh dokter jiwa, pihak RSUD berkoordinasi dengan Dinas SOSP3AOPKB Kabupaten Dharmasraya untuk proses rehabilitasi sosial.

Rekomendasi dan Rehabilitasi di Yayasan Pelita Jiwa Insani

Kepala Dinas DINSOSP3APPKB Kabupaten Dharmasraya Martin Efendi merekomendasikan Slamet Raharjo untuk rehabilitasi sosial di Yayasan Pelita Jiwa Insani Padang.

Tim Bidang RPJS, yang dipimpin M. Kamel kemudian memfasilitasi proses pemindahan Slamet Raharjo ke Yayasan tersebut.

Perkembangan Positif dan Harapan Pemulihan

Perkembangan Slamet Raharjo selama di Yayasan Pelita Jiwa Insani menunjukkan hasil yang positif. Ia mulai mengenali dirinya, mengetahui bahwa ia berasal dari Pulau Jawa dan memiliki seorang adik yang tinggal di Jujuhan Muaro Bungo.

Namun, saat ditanya tentang keluarganya, Slamet Raharjo menunjukkan reaksi sedih dan menunduk. Diduga, ia mengalami permasalahan keluarga yang memicu depresi.

Upaya Pemulihan dan Kembali ke Keluarga

Diharapkan dengan rehabilitasi sosial di Yayasan Pelita Jiwa Insani, Slamet Raharjo dapat kembali pulih dan kembali ke keluarganya.

Pemda Dharmasraya, melalui berbagai program dan kerjasama dengan berbagai pihak, menunjukkan komitmennya dalam membantu ODGJ mendapatkan rehabilitasi dan pemulihan.

Kisah Slamet Raharjo menjadi contoh nyata bahwa dengan kepedulian dan kerjasama, ODGJ dapat mendapatkan kesempatan untuk hidup yang lebih baik.

Baca Juga: Kemensos Didistribusikan Bansos Tahap II kepada PPKS Dharmasraya

Upaya Pemda Dharmasraya dalam meningkatkan pelayanan ODGJ patut diapresiasi dan diharapkan dapat terus ditingkatkan. (Lik)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *