
Pasbar, Scientia— Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pasaman Barat (Pasbar) mengapresiasi dan serta ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pusat terkait penanganan pasca gempa bumi yang telah dilakukan di Pasaman Barat.
“Terimakasih atas penanganan gempa bumi yang dilakukan oleh pemerintah. Baik itu pemerintah daerah pasbar, provinsi sumbar dan pusat”, tutur Ketua KNPI Pasaman Barat, Tri Tegar Marunduri, Selasa (25/10)
Ia mengatakan, ucapan terimakasih itu, karena pemerintah daerah Pasbar, Provinsi Sumbar dan Pusat sampai hari ini fokus dan selalu hadir di tengah-tengah kesusahan yang menimpa masyarakat korban gempa, katanya.
Tri Tegar menilai, ucapan terimakasih itu bukan isapan jempol saja, karna menurutnya, proses penanganan gempa di Pasbar dinilainya sangat cepat dibandingkan daerah lain.
Hal itu terbukti saat saya kelokasi gempa kemarin.
Ia mengatakan, pembangunan rumah rusak berat sudah mulai di bangun oleh pihak BNPB Pusat, hal itu tentu tidak terlepas dari komunikasi pemerintah daerah ke pemerintah pusat, katanya
“Sekali lagi, terimakasih atas penanganannya. Kita dari KNPI Pasbar siap bahu membahu bersama pemerintah kapan saja di butuhkan”, ulasnya
Semetara itu, Kepala BPBD Pasaman Barat Azhar belum lama ini mengatakan BNPB Republik Indonesia menetapkan 1.111 unit rumah rusak berat pada gempa 25 Februari 2022 di Kabupaten Pasaman Barat.
“Setelah diverifikasi maka yang disetujui sebanyak 1.111 unit untuk tahap pertama,” katanya
Ia mengatakan sesuai rencananya rumah korban gempa bumi dengan kategori rusak berat akan dibantu oleh BNPB sebesar Rp 50 juta. Dan hari ini pembangunan sedang berjalan.
Kemudian untuk rumah rusak sedang sebanyak 1.171 unit yang akan dibantu oleh pemerintah Provinsi Sumbar dengan anggaran Rp20 juta perumah.
Sedangkan untuk kategori rusak ringan akan dibantu oleh pemerintah daerah dengan data yang terhimpun sebanyak 2.172 unit dengan anggaran Rp3 juta damapi dengan Rp5 Juta perunitnya, tuturnya (idn)

Tinggalkan Balasan