Koban Banjir di Padang Pariaman Dapat Bantuan Beras

Padang Pariaman, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumbar menyalurkan puluhan Ton beras sebagai cadangan pangan kepada masyarakat terdampak banjir di Padang Pariaman, bantuan cadangan pangan ini masing-masing jiwa mendapatkan 4,5 kg.

“Bantuan cadangan pangan ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Padang Pariaman beberapa waktu lalu, cadangan pangan ini diberikan untuk pangan masyarakat selama 15 hari,” kata Anggota DPRD Sumbar Firdaus saat menyalurkan bantuan cadangan pangan tersebut di Padang Pariaman, Selasa (14/2).

Dimana puluhan ton beras yang diberikan kepada masyarakat Padang Pariaman ini dari pemerintah Provinsi juga dari alokasi pokok pikiran Firdaus yang merupakan anggota DPRD Sumbar asal Padang Pariaman itu.

“Penyaluran bantuan ini langsung kepada masyarakat dengan jumlahnya sesuai dengan berapa jiwa anggota keluarga 4,5kg masing-masing jiwa,” katanya.

Politisi PKB ini berharap dengan adanya bantuan cadangan pangan yang diberikan kepada masyarakat ini bisa meringankan beban dan memenuhi kebutuhan mereka pasca terjadinya banjir tersebut.

“Semoga bencana banjir ini tidak terjadi lagi, sehingga masyarakat kita tidak selalu dihantui rasa takut saat musim hujan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Putra Sintoga ini juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman turun kelapangan mencari penyebab banjir di Padang Pariaman ini, karena banjir ini bisa dikatakan terjadi setiap tahunnya.

“Kami meminta Pemkab Padang Pariaman mencari solusi bagaimana banjir ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Jika permasalahan ini tidak dicarikan solusi oleh Pemerintah Padang Pariaman, tentunya banjir ini akan terus terjadi dan masyarakat terus merasakan penderitaan terendam banjir terus menerus.

Diamana bencana banjir dan tanah longsor di Padang Pariaman melanda Kecamatan Batang Anai, Ulakan Tapakis, Lubuk Alung, Nan Sabaris, Sintuak Toboh Gadang, VII Koto, V Koto, Anam Lingkuang, 2X11 Enam Lingkung, dan 2X11 Kayu Tanam.

Dalam bencana itu ribuan rumah masyarakat yang tersebar di beberapa kecamatan itu terendam banjir, mengakibatkan kerugian jiwa dan materi di Padang Pariaman. (YRP).


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *