Padang, Scientia – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barar sangat berduka atas musibah gempa yang terjadi di Cianjur. Duka mendalam ini ditambah dengan banyaknya jumlah korban jiwa yang mencapai 163 orang.
“Duka yang sangat mendalam dari kami kepada saudara kita yang berada di Cianjur, betapa sedih dan perihnya kondsi saudara kita saat ini. Ini mengingatkan saya pada gempa yang terjadi di Sumbar tahun 2009 silam,” ujar Ketua KPID Sumbar, Rahmadi Sutrisno.
Sebagai Ketua KPID Sumbar Rahmadi Sutrisno, mengajak lembaga penyiaran memberikan informasi yang membangun semangat. Terutama tidak menampilkan gambar korban gempa yang berdarah darah yang berpotensi melanggar P3SPS dan berdampak pada psikis masyarakat yang menyaksikan tayangan tersebut di televisi.
Sementara itu, Gempa bumi terkini terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman gempa 10 km.
Titik gempa berada di 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa tidak berpotensi tsunami.(*)

Tinggalkan Balasan