Makan Bajamba, Acara Adat yang Perlu Dipertahankan dan Diwariskan

Agam, Scientia.id – Ketua Bundo Kandung Sungai Cubadak menyatakan agar budaya yang ada di dalam masyarakat harus bisa tetap terjaga dan diwarisi kepada generasi muda, salah satunya acara adat makan bajamba.

Menurutnya, acara adat yang satu ini sudah mulai jarang ditemukan dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Untuk itu, acara adat ini perlu dijaga kelestariannya.

“Salah satu adat dan budaya asli salingka nagari yang sudah mulai jarang ditemukan adalah tradisi makan bajamba,” ujarnya di Nagari Sungai Cubadak, Kecamatan Baso, Minggu (30/6/2024) lalu.

Dikatakan, terdapat berbagai aturan dan syarat yang harus dijalankan dalam makan bajamba.

“Mulai dari jumlah dan jenis makanan yang dihidangkan, cara penyajiannya hingga cara pelaksanaan makannya, semua memiliki aturan sesuai dengan adat salingka nagari,” ujarnya.

Sementara itu, Penasehat Bundo Kandung Kabupaten Agam, Yenni Andri Warman mengucapkan terimakasih dan memberi apresiasi kepada Bundo Kandung Nagari Sungai Cubadak yang telah menggelar kegiatan ini.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya asli Minangkabau.

Baca Juga: 385 Jemaah Haji Kabupaten Agam Tiba di Kampung Halaman

Ia berharap, dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap adat dan budaya Minang.(*)


Posted

in

by

Tags:

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *