
Dharmasraya, Scientia – Calon Wali Nagari Koto Padang nomor urut 4, Suparman, dalam kampanyenya membawa slogan Bersatu Membangun Nagari Mewujudkan Nagari Adil dan Transparan dalam pembangunan Nagari Koto Padang.
Bersatu dalam arti menjadikan seluruh sub sektor andalan Nagari Koto Padang seperti industri rumah tangga, pertanian, dan peternakan.
Kemudian UMKM, adat, budaya, serta olahraga akan menjadi prioritas penganggaran bantuan keuangan nagari.
Selanjutnya, Suparman berjanji akan adil dalam pemerataan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat di Nagari Koto Padang, sebab masing-masing Jorong berbeda-beda kebutuhan.
“Adil adalah prioritas andalan visi dan misi Suparman selanjutnya. Bagaimana segala program dan kegiatan, terutama kegiatan bantuan sosial,” jelas Suparman kepada Scientia Kamis, (6/10/2022)
Untuk bantuan sosial, menurutnya diprioritaskan untuk yang berhak menerima, bukan berdasarkan kedekatan.
“Tidak ada hubungan kekerabatan atau kedekatan. Tetapi berdasarkan kebutuhan. Kita ikuti aturan, siapa yang memenuhi aturan itu yang diberi,” ujarnya.
Transparan, seturut slogan Suparman, adalah keterbukaan serta kejujuran setiap pembangunan yang dilaksanakan di Nagari Koto Padang.
Dengan mengedepankan transparansi, lanjutnya, masyarakat bisa mengetahui melalui papan informasi maupun memanfaatkan perkembangan teknologi.
Misalnya website Nagari Koto Padang,yang rencananya akan dimaksimalkan kembali pengelolaannya sehingga masyarakat mudah mengakses informasi pengelolaan keuangan Nagari.
Pemanfaatan Dana Pokir
Di sisi lain Suparman juga akan mengusahakan penggenjotan pendapatan asli nagari agar tidak selalu mengandalkan keuangan yang bersumber dari APBN yaitu dana desa.
Jalan lain adalah dengan pemanfaatan dana pokir anggota dewan.
“Nanti (jika terpilih) saya akan mengusahakan pembangunan nagari melalui pokok-pokok pikiran legislatif sebagai penunjang sarana dan prasana di Nagari Koto Padang sehingga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu di bidang perekonomian masyarakat, calon wali nagari nomor urut 4 ini berjanji untuk mendorong pengoptimalisasi pengelolaan Bumnag.
Dalam pandangan Suparman selama ini Bumnag belum maksimal dalam pengelolaannya dalam upaya memperkuat dan peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat nagari Koto Padang.
Apalagi rata-rata perekonomian masyarakat bersumber dari pertanian dan perkebunan.
“Maka dari itu usaha yang kelak akan diwujudkan adalah digali dari keinginan dan hasrat untuk menciptakan sebuah kemajuan di dalam masyarakat Nagari Koto Padang,” jelasnya.
Sedangkan, sektor Industri Rumah Tangga UMKM (Usaha Mikro, Kecil Menengah) di Nagari Koto Padang akan dijadikannya sebagai penunjang perekonomian masyarakat.
Khususnya bagi pengurus kelompok tersebut. Hal ini nanti akan difasilitasi, sebab ada hambatan dalam perkembangan usahanya. Akan kami beri solusi dan dukungan agar usaha tetap berjalan.
Program Lain Suparman
Dua program lain yang ditawarkan Suparman adalah mengupayakan terbentuknya pasar nagari dan pendidikan memberikan beasiswa yang berprestasi dan tidak mampu.
Selain itu bidang keagaman, sosial, dan budaya dia berjanji untuk mengaktifkan remaja mesjid dan memfasilitasi wirid- wirid keagaman dan adat.
Kemudian melestarikan nilai-nilai adat salingka nagari dan kearifan lokal, dan menyantuni anak yatim.
Selanjutnya pemberdayaan pemuda dengan memberikan pelatihan serta menyediahkan anggaran untuk program kepemudaan
“Tahun 2023 akan kita prioritas kan untuk kebutuhan masyarakat sesuai dengan visi dan misi kami,” ujar Suparman
Terakhir Suparman menyatakan, siap menang dan siap kalah.
“Kami akan dukung pemerintahan, siapapun itu nantinya yang akan menjadi Wali Nagari Koto Padang, dan itu adalah pilihan masyarakat, dan itu tentunya pasti putra terbaik Nagari Koto Padang,” katanya.
“Karena calon-calon wali nagari saat ini pastinya putra-putra terbaik Nagari Koto Padang, yang siap mewakafkan diri beliau untuk kemajuan Nagari Koto Padang kedepannya,” tutup Suparman. (tnl)

Tinggalkan Balasan