MKI Sumbar Gelar Musda, 5 Nama Mengapung Jadi Ketua Umum

Ilustrasi ketenagalistrikan. (Istimewa)

Padang, Scientia – Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Barat tengah menggelar musyawarah daerah (Musda) pada Kamis, (9/3).

Musda kali ini dirangkai dengan SeminarvNasional Ekosistem Kendaraan Listrik bertemakan “Strategi Mewujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik: Komitmen Indonesia Mencapai Zero Emission”.

Pesta demokrasi MKI Sumbar ini mengapung 5 nama kandidat untuk menjadi Ketua Umum MKI Sumbar. Salah satunya, Insannul Kamil yang sudah tak asing bagi warga ketenagalistrikan Sumbar.

Nanuk panggilan akarbanya ini, pernah menjabat Ketua Umum MKI Sumbar periode 2017-2020. Sosok Wakil Rektor III Universitas Andalas ini, berhasil memberi pengaruh kuat dan inovasi terhadap MKI di Sumbar.

“InsyaAllah kalau diamanahkan saya siap pimpin MKI Sumbar, tapi kalau peserta memilih calon lain, saya akan backup full keputuaan Musda MKI Sumbar,” kata Nanuk.

Kemudian, sosok calon Ketua Umum MKI Sumbar yang juga tak asing lagi, yakni Surfa Yondri yang saat ini mengabdi sebagai Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP).

Selanjutnya, calon ketiga Asril Kalis, seorang praktisi yang berkiprah di sektor ketenagalistrikan yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum MKI Sumbar.

Lalu calon keempat Hidayat, yang sehari-hari menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta. Terakhir, calon kelima Andi Syofian, seorang praktisi yang juga Dosen pada Institut Teknologi Padang.

Musda MKI Sumbar akan diikuti 200 orang peserta yang dikemas dengan Seminar Nasional terkait isu seksi saat ini, yakni Ekosistem Kendaraan Listrik yang akan dibahas secara komprehensif dari hulu sampai hilir.

Tak tanggung-tanggung, seminar nasional dalam rangka Musda MKI Sumbar ini akan menghadirkan pembicara-pembicara hebat dari kementeran ESDM, dan KADIN Indonesia Bidang Perhubungan.

Lalu, Ketua Umum MKI Pusat Evy Haryadi, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perkumpulan Pemangku Kepentingan Penunjang Jasa Ketenagalistrikan (PPKPJK) dan peneliti dari Universitas Andalas dan MKI.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *