Padang, Scientia.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Padang telah selesai melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) untuk pemilihan Ketua Umum. Secara aklamasi, terpilih Oksa Putra Nurman sebagai Ketua Umum periode 2024 – 2025.
Pimpinan Sidang Konfercab, Alfan Raseva mengatakan, Konfercab merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi PMII di tingkat cabang, terutama untuk memilih dan menetapkan ketua umum periode selanjutnya. Kegiatan tersebut diikuti oleh utusan Pengurus Komisariat (PK) dan Pengurus Rayon (PR) sebagai peserta sah yang memiliki hak bicara dan hak suara.
“Alhamdulillah, Konfercab PMII Kota Padang telah selesai dan telah terpilih nahkoda baru Ketua Umum yang akan melanjutkan misi pengkaderan dan program – program kerja organisasi,” ujar Alfan.
Sementara itu, Ketua Umum Terpilih, Oksa Putra Nurman bertekad untuk membawa PMII Cabang Kota Padang ke arah yang lebih baik kedepannya. Salah satunya dengan memperkuat pembekalan kader – kader dan anggota dalam menghadapi bonus demografi.
“Kader dan anggota adalah jantung hatinya PMII. Maka, harus dibekali dengam keilmuan untuk menghadapi tantangan di masa depan,” ujar Oksa.
Menurut Oksa, Pendistribusian kader pun menjadi hal paling utama yang mesti difikirkan dari sekarang, agar jenjang karir kader dalam berorganisasi terlihat jelas dan terkoordinir dengan baik. Hal ini dapat memberikan efek positif bagi kader untuk menyalurkan kemampuan – kemampuan yang dimiliki serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Ini yang paling penting. Sebab salah satu tanggung jawab dari pengurus cabang adalah memastikan setiap kader bisa memberikan nilai tambah dimana pun dia beraktifitas setelah tamat kuliah,” katanya.
Ia menyebutkan, keberadaan kader di tengah – tengah masyarakat, harus memberikan dampak positif dalam pembangunan. Sekaligus, menjadi agen untuk memperjuangkan cita – cita kemerdekaan Republik Indonesia dan agama.
“PMII ini adalah organisasinya Kalangan mahasiswa santri. Jadi, siapa yang tergabung kedalamnya adalah santri. ada tanggung jawab besar yang diemban oleh santri yaitu menjaga kemashlahatan dunia dengan nilai – nilai keagamaan,” sebutnya.
Baca Juga: Mengenal Sosok Mamay Muthmainnah, Calon Ketua Kopri PMII
Dia menegaskan, agar setiap anggota dan kader dapat mengaktualisasikan ilmu yang didapatkan selama berorganisasi. Tidak ada kata sulit, jika semua itu dilaksanakan dengan sungguh – sungguh dan penuh keyakinan.
“Mari kita amalkan apa telah dipelajari, kemudian kembangkan dan jadilah kader yang sangat dinantikan kehadirannya untuk kemajuan bangsa dan agama,” tutupnya.(yrp)

Tinggalkan Balasan