
Padang Pariaman, Scientia – Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka pada sekolah-sekolah di kabupaten itu, Selasa (27/4).
Keputusan ini menyusul masuknya Padang Pariaman ke dalam zona orange (risiko sedang) penyebaran wabah Covid-19 sejak 18 April lalu.
“Dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Suhatri Bur kepada wartawan.
Suhatri Bur lantas meminta agar Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berkoordinasi terkait pelaksanaan tes swab maupun PCR.
“Untuk pemberian vaksin secara massif di kalangan guru dan tenaga pendidikan,” terangnya.
Ia melanjutkan, Pemkab Padang Pariaman akan mengerahkan Satpol-PP untuk memantau terlaksananya instruksi tersebut.
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Padang Pariaman akan dilaksanakan mulai 27 April 2021 hingga 5 Mei 2021. Sedangkan awal masuk sekolah setelah libur lebaran ditetapkan pada 24 Mei 2021. (met)
Tinggalkan Balasan