Mindblown: a blog about philosophy.

  • Ngerumpi

    Ngerumpi

    Lastry Monika (Kolumnis Rubrik Renyah Scientia.id)   Aktivitas ngerumpi, bergibah, bergunjing, dan lainnya yang sejenis dengan “ngomongin orang di belakang” seringkali diidentikkan dengan perempuan. Biasanya, aktivitas itu dipandang hanya dilakukan oleh sekumpulan ibu-ibu, entah itu ketika mereka sedang berbelanja sayur atau berkumpul di suatu tempat, seperti warung. Warung atau dalam bahasa Minangkabau lebih dikenal dengan lapau, selain tempat berbelanja berbagai…

  • Modal Sosial dan Ketahanan Pangan

    Modal Sosial dan Ketahanan Pangan

    Devi Analia (Dosen Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas) Berbicara masalah pangan tidak terlepas dari hal pokok dan hal dasar yang harus terpenuhi oleh semua manusia atau semua manusia harus makan. Pangan merupakan kebutuhan dasar yang paling esensial bagi manusia untuk mempertahankan hidup dan kehidupan. Pangan sebagai sumber gizi menjadi landasan utama manusia untuk…

  • Cerpen “Hutan Larangan” Karya Uda Agus dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Cerpen “Hutan Larangan” Karya Uda Agus dan Ulasannya oleh Azwar Sutan Malaka

    Hutan Larangan Cerpen: Uda Agus Kampung Jati hanyalah sebuah kampung kecil. Penghuninya sekitar seribu jiwa. Letaknya di balik bukit yang mempunyai hutan lebat di belakangnya. Hutan larangan, begitu warga menyebutnya. Kata ibu, dulu hutan itu tidak angker. Tidak ada yang menyebutnya hutan larangan. Nama itu baru muncul beberapa tahun terakhir. Entah siapa yang membawa kabar…

  • Perbedaan Kata “sedang” dan “sedangkan” dalam Bahasa Indonesia

    Perbedaan Kata “sedang” dan “sedangkan” dalam Bahasa Indonesia

    Bahasa tidak hanya sebatas alat komunikasi. Lebih dari itu, bahasa merupakan gabungan dari fitur-fitur linguistik terkecil yang mempunyai makna. Setiap fitur-fitur linguistik harus dapat dikenali dengan baik agar dapat digunakan dengan benar dan tepat dalam berbahasa. Kata sedang dan sedangkan merupakan bagian kecil dari fitur linguistik yang patut dikenali perbedaannya agar dapat digunakan dengan benar saat…

  • Toxic Positivity Fenomena Berbahasa Generasi Z

    Toxic Positivity Fenomena Berbahasa Generasi Z

    Oleh: Rizki Junando Sandi (Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Merefleksikan peribahasa yang berbunyi “dialas bagai memengat” ke dalam kehidupan sehari-hari tampaknya masih menjadi problematika yang rumit. Peribahasa tersebut memberikan pesan bijak, yaitu kalau berkata pikirlah dahulu baik buruknya agar tidak dicela oleh orang lain. Kepekaan rasa dan…

  • Terkait Pajak Progresif Anggota Dewan, DPRD Bengkulu Kagumi Sumbar

    PADANG, Scientia – Komisi III DPRD Sumbar menerima kunjungan Badan Anggaran (Banggar) Provinsi Bengkulu dalam rangka studi tiru terkait pajak progresif  bagi anggota yang sudah mempunyai Perda tersendiri. Selain itu Banggar Bengkulu juga mempelajari laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2021. Kunjungan Badan anggaran DPRD Provinsi Bengkulu tersebut diterima oleh Komisi III DPRD Sumbar, di ruang…

  • Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Minta Pemerintah Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

    Fraksi Gerindra DPRD Sumbar Minta Pemerintah Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

    Padang, Scientia – Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memberikan pemutihan dan diskon pembayaran pajak kendaraan bermotor yang sudah menunggak pada rentang waktu 3 hingga 5 tahun. Pemutihan dan diskon, tidak hanya dilakukan untuk dendanya saja, akan tetapi juga pada pajak utama kendaraan. “Kami mendengar dan melihat kondisi ekonomi…

  • Jokowi Targetkan 30 Pusat Persemaian Terbangun dalam Tiga Tahun

    Jokowi Targetkan 30 Pusat Persemaian Terbangun dalam Tiga Tahun

    Nasional, Scientia – Pemerintah Republik Indonesia menargetkan dalam tiga tahun ke depan akan membangun 30 pusat persemaian yang serupa dengan persemaian Rumpin dengan produksi bibit mencapai 10 juta dalam setahun. Pembangunan pusat persemaian itu merupakan komitmen pemerintah untuk memperbaiki lingkungan dan mengahadpi perubahan iklim. “Kalau kita memiliki 30 nursery, pusat persemaian dalam jumlah 30 sudah setahun…

  • Rehabilitasi Hutan Mangrove di Indonesia Didukung Beberapa Negara Luar Negeri

    Rehabilitasi Hutan Mangrove di Indonesia Didukung Beberapa Negara Luar Negeri

    Nasional, Scientia – Pemerintah terus berupaya untuk merehabilitasi dan membangun pusat mangrove dunia di beberapa provinsi sebagai salah satu komitmen Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim. Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Persemaian Rumpin, Peluncuran Rehabilitasi Mangrove, dan World Mangrove Center di Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jumat (10/6). “Sampai di…

  • TMMD ke-113 di Dharmasraya Resmi Ditutup

    TMMD ke-113 di Dharmasraya Resmi Ditutup

    Dharmasraya, Scientia – Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-113 tahun 2022 di Auditorium Kantor Bupati. Kamis, (9/6) Dalam sambutannya, Sutan Riska mengungkapkan bahwa TMMD adalah suatu program terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, TMMD juga bertujuan…

Got any book recommendations?