Pedagang Pasar Bawah Berharap Kios Dibangun Kembali

Bukittinggi, Scientia – Pedagang korban kebakaran di Pasar Bawah, Aur Tajungkang, Tangah Sawah, Kota Bukittinggi, Selasa (16/11/2021) kemarin pagi, berharap puluhan kios mereka yang ludes diamuk api, secepatnya bisa dibangun kembali.

“Kami berharap kios yang terbakar ini secepatnya bisa dibangun kembali oleh Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi,” ujar salah seorang pedagang setempat, Pak Jon didampingi pedagang lain Yul kepada Scientia di lokasi sisa kebakaran, Rabu (17/11/2021).

Ia mengaku, pedagang korban kebakaran merupakan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Dan kios-kios yang terbakar tersebut adalah untuk berjualan barang bekas.

“Kami hanya masyarakat kecil dan hanya berdagang pakaian dan elektronik bekas. Jika kami tidak berjualan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari tentu semakin sulit kami dapatkan. Untuk itu lah kami bermohon, agar Pemko Bukittinggi secepatnya bisa membantu, membangun kios-kios yang terbakar,” katanya berharap.

Ditanya, sejak musibah kebakaran kemarin, apakah para pedagang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah atau donatur lain.

“Belum ada, dari kemarin hingga hari ini petugas atau pegawai Pemko datang baru sebatas mendata lokasi. Kami hanya minta bantuan, dengan cara menaruh kardus sumbangan di atas meja di pinggir jalan,” timpal Yul.

Terpisah, Kabid Pasar, Rini, dikonfirmasi terkait kapan pembangunan kembali kios-kios di Pasar Aur Tajungkang dan berapa kerugian diakibatkan kebakaran kemarin, tidak berada di kantornya.

“Beliau tidak berada di ruang kerjanya. Tadi Ibu Rini bersama Sekretaris Dinas UKM, Koperasi dan Perdagangan Pak Syanji, ke kantor UPTD Pasar Bawah atau mungkin langsung ke lokasi pasar terbakar itu,” jawab seorang pria yang diduga petugas keamanan kantor itu.

Kembali ke kantor UPTD Pasar Bawah dan lokasi pasar yang terbakar, kedua pejabat Pemko Bukittinggi dimaksud juga tidak berada tempat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasar Bawah, Aur Tajungkang, Tangah Sawah, terbakar kemarin sekitar pukul 06:00 WIB pagi. Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya 19 unit lapak dan 8 unit kios ludes dilalap api. (aef)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *