![foto Bupati Dharmasraya, Sutan Riska dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta. [foto ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-15-at-22.30.41-e1647966111755.jpeg)
Bupati Dharmasraya Sutan Riska mengatakan, pada dasarnya secara kebijakan, pembangunan feeder tol tersebut sudah final. Hanya saja, saat ini masih menunggu revisi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dari Provinsi Riau.
“Begitu Riau menyelesaikan RTRW-nya, komitmen Pak Luhut tahun 2023 pembangunannya sudah dapat dilaksanakan,” ujar Sutan Riska usai menemui Luhut di Jakarta. Rabu (9/3)
Menurutnya, Salah satu keuntungan pembangunan jalan tol Dharmasraya – Rengat yaitu dapat mempercepat waktu tempuh menuju Jakarta hingga 11 jam perjalanan. Selain itu, mendekatkan akses Kabupaten Dharmasraya dan sejumlah kabupaten dan kota yang ada di Sumatra bagian tengah.
“Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan taraf perekonomian,” katanya. (Klq)
![foto Bupati Dharmasraya, Sutan Riska dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan di Jakarta. [foto ist]](https://datalama.scientia.id/wp-content/uploads/2022/03/WhatsApp-Image-2022-03-15-at-22.30.41-e1647966111755.jpeg)
Tinggalkan Balasan