Agam, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui Dinas Sosial setempat menyiapkan 3.000 nasi bungkus bagi para korban bencana banjir bandang dan galodo yang di wilayah yang terdampak bencana.
Kepala Bidang (Kabid) Linjamsos Dinas Sosial Agam, Azmar, Selasa (14/5/2024) mengatakan, nasi yang disuplai didistribusikan di tiga titik seperti Canduang, Sungai Pua dan Ampek Angkek. Nasi bungkus diberikan kepada korban dan juga para relawan.
“Jumlah nasi disuplai bisa fluktuatif, karena ada titik lain yang tidak terjangkau. Jika ada permintaan, kita siap untuk memfasilitasi,” katanya.
Dikatakan, dapur umum menyuplai nasi untuk dua kali makan, siang dan malam. Untuk makan siang hari ini, sudah menyuplai sekitar 1.500 bungkus.
“Kemaren kita menyuplai 3.500 bungkus untuk dua kali makan. Jika ada permintaan tambahan, kita siap untuk menambahnya,” sebutnya.
Kasi Kedaruratan Dinsos Agam, Feri Dunda menambahkan, dapur umum beroperasi selama masa tanggap darurat bencana banjir bandang, yang telah dibuka sejak Minggu kemarin.
Dinsos Agam mendirikan satu dapur umum berlokasi di halaman Kantor Nagari Kubang Putiah, yang didukung tenaga dari Tagana Agam, Bukittinggi, Kabupaten Solok dan Rumah Zakat.
Baca Juga: Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang di Agam
“Mereka yang sehari-hari bekerja di dapur umum, mulai dari memasak hingga membungkus nasi. Untuk pendistribusian dilakukan pihak kecamatan, yang nasinya dijemput langsung ke dapur umum,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan