Pemkab dan LKKS Dharmasraya Serahkan 28 Hewan Qurban

Pemkab dan LKKS Dharmasraya Serahkan 28 Hewan Qurban

Pemkab dan LKKS Dharmasraya Serahkan 28 Hewan Qurban
Bupati Dharmasraya menyerahkan hewan qurban secara simbolis didampingi Sekda dan Kepala Dinas Sosial.

Dharmasraya, Scientia – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bekerja sama dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) menyerahkan 28 hewan qurban untuk dibagikan ke sejumlah nagari yang membutuhkan dalam Hari Raya Idul Adha tahun ini. 25 ekor sapi dan 3 ekor kambing ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, di Pasar Ternak Gunung Medan, Senin (19/7).

Menurut laporan Kepala Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Bobby Perdana Riza, 28 hewan qurban ini merupakan sumbangan dari Forkopimda, OPD, perusahaan, perbankan dan KUD di Kabupaten Dharmasraya.

“Istimewa pada tahun ini, ada sumbangan hewan qurban juga dari KUD, yakni KUD Sinamar berupa 1 ekor sapi. Semoga ini dapat menjadi pemicu bagi KUD yang lain untuk bekerja sama dengan LKKS menyumbangkan hewan qurban bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Secara total, sebut Bobby, jumlah hewan qurban dari 11 kecamatan se-Kabupaten Dharmasraya tahun ini mencapai 1.344 ekor. Jumlah tersebut terdiri dari 20 ekor kerbau, 1.199 ekor sapi dan 125 ekor kambing. Namun demikian, imbuhnya, jumlah tersebut tidak terdistribusi merata di setiap nagari. Ada nagari yang hewan qurbannya melimpah, mencapai ratusan. Ada pula yang minim, hanya 1 ekor.

“Itulah kenapa pemerintah daerah bersama LKKS berupaya meratakan distribusi ini. Sehingga, nagari yang kekurangan hewan qurban bisa kita bantu dengan bantuan dari berbagai pihak yang menyumbang di LKKS,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah memberikan kontribusi langsung sebagai penyumbang hewan qurban.

“Semoga tahun depan lebih banyak lagi pihak yang berpartisipasi, terutama perusahaan. Sehingga kita bisa merasakan kebahagiaan Idul Adha bersama, terutama dengan masyarakat yang membutuhkan. Mari kita berdoa dan menyisihkan uang kita lagi mulai besok, agar bisa kembali berqurban tahun depan,” ajak bupati.

Kemudian, untuk mencegah penyebaran Covid-19, bupati meminta penyembelihan dan pendistribusian hewan qurban dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kalau dapat, diantarkan langsung oleh panitia ke rumah-rumah warga, sehingga tidak ada kerumunan. Jangan sampai nanti hewan qurban dapat, kita malah positif Covid-19. Jadi mohon tetap patuhi prokes, karena beberapa hari belakangan ini peningkatan kasus Covid-19 cukup tinggi di daerah kita,” tandas bupati.(tnl)


Posted

in

by

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *