Bukittinggi, Scientia.id – Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi mengirimkan sejumlah tim untuk membantu korban bencana banjir bandang dan galodo yang menerjang wilayah Kabupaten Agam.
Bencana alam banjir bandang, Longsor dan jalan rusak yang terjadi dibeberapa lokasi di Kabupaten Agam sejak tadi malam, Sabtu (11/5/024), menimbulkan duka yang mendalam. Apalagi, bencana kali ini, menelan beberapa korban jiwa.
Atas dasar tersebut, Sekda Kota Bukittinggi Martias Wanto telah menurunkan tim untuk membantu Pemkab Agam dalam menanggulangi Bencana Alam tersebut.
Sejumlah anggota tim diturunkan, diantaranya BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta tim medis dari Dinas Kesehatan.
“Diperkirakan jumlah yang kita turunkan secara total mencapai 75 orang. Mereka kita tempatkan di Bukik Batabuah, Sungai Pua dan IV Koto,” ungkap Sekda, Minggu (12/05/2024).
Pengiriman tim ini dijelaskan oleh Martias Wanto, sesuai arahan Wali Kota Erman Safar, untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi pasca bencana di Kabupaten Agam.
Hujan deras yang turun sejak sore kemaren, juga menimbulkan dampak di wilayah Kota Bukittinggi sendiri tepatnya di lokasi aliran Batang Sianok.
Baca Juga: Bencana Banjir Bandang Telan Korban Jiwa, Mahyeldi : Sumbar Berduka
Laporan dari lapangan, tingginya intensitas hujan, mengakibatkan aliran Batang Sianok meluap hingga ke perumahan masyarakat. Tim gabungan pun juga telah diturunkan ke lokasi tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan